BREAKING NEWS
 

Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Merosot Ke Rp 16.615

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 8 Oktober 2025 09:20 WIB
Foto: Rizky Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan pagi ini, turun 0,33 persen ke level Rp 16.615 per dolar Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp 16.561 per dolar AS pada perdagangan kemarin.

Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS tercatat bervariasi. Dolar Hong Kong turun 0,01 persen, yen Jepang melemah 0,36 persen, ringgit Malaysia minus 0,21 persen, dolar Singapura minus 0,15 persen, won Korea Selatan melemah 0,41 persen, baht Thailand turun 0,10 persen, dan dolar Taiwan terkoreksi 0,21 persen.

Adsense

Baca juga : Dolar AS Menguat, Rupiah Awal Pekan Melemah Ke Rp 16.568

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat 0,30 persen ke level 98,57. Adapun nilai tukar rupiah terhadap mata uang lain tercatat melemah 0,03 persen terhadap euro (Rp 19.304), melemah 0,13 persen terhadap poundsterling Inggris (Rp 22.156), namun menguat 0,22 persen terhadap dolar Australia (Rp 10.897).

Analis pasar keuangan Lukman Leong menjelaskan, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih ditopang oleh pernyataan Federal Reserve (The Fed) yang bernada hawkish.

Baca juga : Rupiah Menguat Ke Rp16.608 per Dolar AS

“Pernyataan hawkish dari pejabat The Fed Jeff Schmid dan Neel Kashkari, yang menentang pemangkasan suku bunga, menguatkan posisi dolar,” jelas Lukman, Rabu (8/10/2025).

Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 16.650 per dolar AS sepanjang hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense