BREAKING NEWS
 

Gelar Forum IIA 2025, Pertamina Regional Jawa Dukung Inovasi Budaya

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 4 November 2025 14:34 WIB
Direktur Pertamina Regional Jawa Rachmat Hidajat. (Foto: Dok. Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa kembali menggelar Forum Improvement & Innovation Award (IIA) 2025. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta, 3-5 November 2025 ini menjadi wadah bagi para pekerja hulu migas untuk menunjukkan hasil inovasi dan terobosan yang telah diterapkan perusahaan di berbagai lini operasi.

Sebanyak 104 tim yang berpartisipasi dan siap unjuk gigi berasal dari anak-anak perusahaan Pertamina yang dikelola Regional Jawa, yakni PHE ONWJ, PHE OSES, Pertamina EP Jawa bagian barat dan kantor pusat Regional Jawa.

Penjurian dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa wawancara seputar penciptaan nilai (value creation) dan efisiensi biaya, dan dilanjutkan dengan sesi presentasi serta wawancara.

Direktur Pertamina Regional Jawa Rachmat Hidajat mengatakan, Forum IIA merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat kolaborasi, serta replikasi praktik terbaik yang terbukti memberikan nilai tambah dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan melalui efisiensi biaya.

Serta, peningkatan produktivitas, dan pengurangan emisi yang berdampak positif terhadap lingkungan. Inisiatif ini dikenal sebagai continuous improvement program, atau CIP.

Baca juga : Lewat Innovillage 2025, Telkom Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Digital

“Melalui Forum IIA, Pertamina Regional Jawa berhasil membangun budaya inovasi yang mendorong efisiensi dan terobosan-terobosan baru dalam menjalankan kegiatan operasional hulu migas,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (4/11/2025).

Tercatat berbagai capaian signifikan yang diperoleh sepanjang 2025. Implementasi inisiatif perbaikan berkelanjutan ini berkontribusi terhadap peningkatan potensi cadangan sebesar 560,72 MMBOE, tambahan cadangan sebesar 18,15 MMBOE, serta optimalisasi produksi hingga 9.855 BOPD.

Selain itu, perusahaan juga berhasil mencegah kehilangan produksi (lost production) sebanyak 8.794 BOPD, dan menurunkan emisi hingga 92.957 ton CO₂ equivalent. Dari sisi efisiensi dan kinerja finansial, inisiatif yang dilahirkan sebagai bagian dari upaya CIP turut memberikan kontribusi nyata melalui penghematan biaya (cost saving) sebesar 10,71 juta dolar AS atau setara Rp 171,46 miliar.

Kemudian, pencegahan biaya (cost avoidance) sebesar 30,02 juta dolar AS (Rp 480,32 miliar), serta peningkatan pendapatan (revenue growth) mencapai 4,04 juta dolar AS setara (Rp 64,60 miliar).

Adsense

Rachmat menegaskan, inovasi bukan sekadar upaya menemukan hal baru, tetapi juga komitmen untuk terus memperbaiki dan beradaptasi terhadap perubahan.

Baca juga : Pertamina Hulu Energi Dan Petronas Sepakati FOA Bagi Hasil Blok Bobara

“Kami percaya bahwa dengan semangat ‘ingin tumbuh’ dan ‘ingin hadir’, seluruh Perwira Pertamina dapat terus menghadirkan solusi dan inovasi yang berdampak positif bagi perusahaan, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Dia meyakini, dengan inovasi yang terus berkembang, semangat ini dapat terus dijaga bersama. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan yang telah berupaya, bekerja keras dan cerdas menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung pencapaian tujuan perusahaan.

“Saya yakin, dengan inovasi yang terus berkembang, semangat ini dapat terus kita jaga bersama,” tutur Rachmat.

Continuous Improvement Program (CIP) merupakan inisiatif strategis Pertamina EP untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing Perusahaan di sektor hulu migas nasional.

Dengan menggunakan metode DELTA (Delapan Langkah Tujuh Alat), setiap pimpinan fungsi bersama tim fokus untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan dan tantangan, baik di tingkat internal tim maupun lintas fungsi, guna mendorong inovasi yang terukur dan berkelanjutan.

Baca juga : Gelar KWN Global Summit 2025, Panasonic Gobel Ajak Siswa Peduli Pendidikan

Forum IIA 2025 juga menjadi ajang apresiasi bagi tim yang berhasil menghadirkan inovasi dan perbaikan yang berdampak positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan.

Pada hari ketiga pelaksanaan forum akan diumumkan hasil penilaian, terhadap 104 tim yang berkompetisi, dalam peringkat Gold, Silver, dan Bronze.

Selain itu, 14 tim terbaik akan mewakili Regional Jawa pada ajang Forum Upstream Improvement & Innovation Award (UIIA) 2025.

Para pemenang di tingkat UIIA nantinya akan melaju ke Annual Pertamina Quality Award (APQA) di tingkat Pertamina Group.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense