BREAKING NEWS
 

Taman Safari Indonesia Hadiahkan Mobil Listrik Untuk Juara IAPVC 2025

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 9 November 2025 16:21 WIB
Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau menyerahkan penghargaan kepada pemenang IAPVC 2025 di Jakarta, ajang foto dan video satwa bertaraf internasional. (Dok. Taman Safari Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Taman Safari Indonesia resmi menutup acara International Animal Photo and Video Competition 2025 di Jakarta. Ajang ini menandai lahirnya tren baru, kamera dan ponsel menjadi suara bagi pelestarian satwa.

Taman Safari Indonesia resmi menutup rangkaian International Animal Photo and Video Competition tahun 2025 lewat malam penghargaan di MGP Space kawasan SCBD Jakarta, Sabtu (9/11/2025).

 

Acara ini menjadi perayaan atas dedikasi ribuan fotografer dan videografer yang mengabadikan kisah satwa dengan cara yang lebih personal dan menyentuh.

 

Baca juga : Tito Karnavian Yakin Indonesia Mampu Jadi Negara Maju 2045

Tema tahun ini The Picture of Nature’s Secret menjadi simbol hubungan manusia dengan alam yang terus berkembang. Selama lebih dari tiga dekade, ajang ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan kepedulian terhadap kehidupan liar lewat karya visual.

Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau mengatakan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang lomba. Ia menyebut setiap karya membawa pesan moral yang kuat tentang harapan dan keberlanjutan alam.

“Setiap karya yang kami terima seakan berbicara tentang perjuangan, keindahan dan harapan. Konservasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak tetapi gerakan bersama yang lahir dari kreativitas dan kepedulian,” ujar Aswin Sumampau.

Adsense

Tahun 2025 mencatat rekor baru. Sebanyak 9.115 peserta mengirimkan total 26.291 karya foto dan video. Jumlah itu meningkat sepuluh persen dibanding tahun lalu. Lonjakan ini menunjukkan bahwa kamera digital dan smartphone kini bukan hanya alat hiburan, melainkan media yang mempersatukan suara masyarakat dalam isu konservasi.

Salah satu juri kompetisi, fotografer senior Arbain Rambey, mengapresiasi kemampuan peserta yang berhasil menghadirkan sisi emosional dari kehidupan satwa.

Baca juga : Infobrand.id & Tras N Co Indonesia Gelar Brand Choice Award 2025

“Saya melihat para peserta tidak hanya memotret satwa. Mereka menangkap cerita di balik setiap gerak dan tatapan. Bukan semata keindahan gambar tetapi keberanian untuk bercerita dan menyentuh hati orang lain,” kata Arbain Rambey.

Karya Adhitiya Wibhawa terpilih sebagai pemenang utama tahun ini. Fotonya menampilkan seekor elang dengan pencahayaan lembut di kepala dan sayap yang kontras dengan latar gelap. Komposisi itu menciptakan suasana hening dan agung. Bagi dewan juri, karya tersebut menggambarkan keseimbangan antara kekuatan alam dan kelembutan manusia.

Para pemenang tidak hanya mendapat penghargaan bergengsi, tetapi juga hadiah menarik termasuk satu unit mobil listrik Wuling Air EV Lite dan total hadiah ratusan juta rupiah. Lebih dari itu, mereka menjadi bagian dari generasi baru pencerita alam yang menyalakan semangat konservasi melalui seni visual.

Kesuksesan penyelenggaraan IAPVC tahun ini terwujud berkat kolaborasi lintas sektor. Dukungan datang dari pemerintah pusat dan daerah, serta berbagai mitra industri seperti Wuling, AICE, tiket dot com, Bank Mandiri, Pocky, Cap Panda, Wong Coco, Mayora, dan MGP Space. Kolaborasi ini menegaskan bahwa pelestarian alam bisa berjalan beriringan dengan inovasi dan pariwisata.

Taman Safari Indonesia sendiri telah lama dikenal sebagai lembaga konservasi satwa kelas dunia. Berdiri sejak tahun 1981, lembaga ini kini menaungi lebih dari enam ratus tujuh puluh tiga spesies dan dua puluh dua ribu sembilan ratus enam puluh tiga satwa. Setiap tahun lebih dari lima juta pengunjung datang ke taman konservasi mereka yang tersebar di enam kota besar di Indonesia.

Baca juga : Kolaborasi Publik-Swasta Indonesia Hadir Kuat Di Forum G20 Afrika Selatan

Bagi publik, ajang ini membuka ruang baru untuk ikut berperan menjaga alam. Kini siapa pun bisa menjadi bagian dari gerakan konservasi, cukup dengan kamera di tangan dan rasa peduli di hati. Melalui foto dan video, pesan tentang keberagaman satwa dapat disampaikan lebih luas dan emosional.

Kompetisi tahun ini menegaskan perubahan cara pandang masyarakat terhadap alam. Kamera bukan lagi sekadar alat menangkap gambar, melainkan jembatan antara manusia dan kehidupan liar. Setiap foto yang diambil menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap bumi bisa lahir dari satu klik kecil yang bermakna besar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense