BREAKING NEWS
 

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 38,11 Triliun Per Oktober 2025

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 11 November 2025 19:36 WIB
Gedung Bank Mandiri. (Foto: dok Mandiri)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp38,11 triliun kepada 329.012 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia hingga Oktober 2025.

Senior Vice President Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan realisasi tersebut telah mencapai 92,96 persen dari target tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp41 triliun.

“Penyaluran ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat,” ujar Bayu di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Bayu menambahkan, Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Dari sisi kualitas kredit, portofolio KUR Bank Mandiri tetap terjaga baik dengan rasio kredit bermasalah (NPL) di bawah 1 persen.

Baca juga : BNI Bangga Dampingi Putri Kusuma Wardani Ukir Prestasi di Hylo Open 2025

Bayu menjelaskan, dari total penyaluran KUR hingga Oktober 2025, sebanyak 61,47 persen atau senilai Rp23,43 triliundisalurkan ke sektor produksi.

Rinciannya, sektor pertanian menjadi penyalur terbesar dengan Rp11,93 triliun (31,31 persen), diikuti jasa produksiRp8,13 triliun (21,34 persen), industri pengolahan Rp2,82 triliun (7,41 persen), dan perikanan Rp523 miliar (1,37 persen).

Sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga Oktober 2025, total akumulasi penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp300,52 triliun kepada 3,56 juta debitur di seluruh Indonesia.

Adsense

“Kredit berbunga rendah ini telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas pasar mereka,” kata Bayu.

Bayu menegaskan, dukungan KUR tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan UMKM. Melalui akses modal yang lebih luas, Bank Mandiri berupaya memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Baca juga : Investasi Jakarta Tembus Rp 204,2 Triliun Di Triwulan III 2025

“Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas penyaluran, Bank Mandiri mengimplementasikan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistemdari nasabah turunan wholesale yang berorientasi pada sektor-sektor produksi unggulan di berbagai daerah.

Melalui strategi closed-loop, sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai dioptimalkan guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Selain itu, Bank Mandiri juga memperluas akses layanan melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis UMKM, termasuk edukasi literasi keuangan dan digital bagi para pelaku usaha.

Bayu menekankan, kolaborasi erat dengan pemerintah dan dukungan ekosistem digital yang matang akan memastikan penyaluran KUR tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga : LPKR Berhasil Membukukan Pra Penjualan Rp4,02 Triliun Pada Kuartal III 2025

“UMKM yang kuat akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta menjadi fondasi ketahanan pangan dan kesejahteraan bangsa,” tutur Bayu.

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Presiden Prabowo, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense