BREAKING NEWS
 

Produk Pangan UMKM RI Raih Potensi Transaksi Rp 91,40 Miliar di Jeddah

Reporter & Editor :
FAZRY
Selasa, 9 Desember 2025 18:16 WIB
Ilustrasi

RM.id  Rakyat Merdeka - Produk pangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia mencatat potensi transaksi sebesar 5,48 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 91,40 miliar pada Agrofood–Jeddah International Agriculture and Food Exhibition 2025 di Jeddah, Arab Saudi.

Capaian ini menandai penguatan daya saing produk pangan nasional di pasar Timur Tengah melalui partisipasi perdana Indonesia dalam pameran tersebut.

Pencapaian tersebut dinilai strategis bagi ekspansi produk UMKM Indonesia, mengingat Agrofood Jeddah merupakan salah satu pameran pertanian dan pangan terbesar di wilayah Barat Arab Saudi.

Dengan menempati posisi sebagai Guest Country Pavilion, kehadiran paviliun nasional tidak hanya memperkenalkan keragaman produk pangan, tetapi juga menempatkan Indonesia pada peta pelaku rantai pasok pangan di kawasan tersebut.

Baca juga : BTN Salurkan Bantuan Korban Bencana Rp 2 Miliar Ke Padang

Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, Bagas Haryotejo, menyatakan bahwa tingginya minat pembeli Arab Saudi menunjukkan semakin kuatnya posisi produk pangan Indonesia di pasar internasional.

“Tingginya minat buyer Arab Saudi terhadap produk Indonesia menunjukkan bahwa UMKM kita mampu memenuhi standar kualitas internasional. Kami akan terus mengawal potensi transaksi ini agar segera terealisasi, baik melalui komunikasi daring maupun pertemuan lanjutan,” ujar Bagas dalam keterangan resmi Kementerian Perdagangan, Selasa (9/12/2025).

Agrofood Jeddah 2025 menghadirkan lebih dari 250 peserta pameran dari 12 negara, termasuk Indonesia, Kuwait, Mesir, Oman, China, Pakistan, dan Maroko.

Adsense

Pameran ini berfokus pada produk pertanian, teknologi pertanian, serta makanan dan minuman yang menjadi kebutuhan utama pasar Timur Tengah.

Baca juga : Promosi Pariwisata Indonesia di Rumania Potensial Hasilkan Rp10 Miliar

Dalam partisipasi perdananya, Paviliun Indonesia menempati area seluas 72 meter persegi dengan desain modern dan ramah pengunjung. Status sebagai Guest Country Pavilion memperkuat visibilitas Indonesia di antara peserta pameran, sekaligus membuka peluang strategis untuk memperkenalkan produk pangan unggulan nasional.

Sebanyak 13 pelaku UMKM binaan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan BNI Xpora berpartisipasi membawa produk rempah-rempah, kopi, makanan ringan, buah tropis, teh, cokelat bubuk, dan kacang-kacangan.

Sebelum pameran, para peserta mengikuti kegiatan business pitching dan business matching dengan sejumlah importir di Jeddah pada 6 November 2025 untuk memperluas peluang transaksi.

Direktur Pemasaran PT Mandala Prima Makmur, Lukman Nata, yang menampilkan produk pangan berbahan dasar cokelat, mengapresiasi antusiasme pengunjung. Ia menilai pameran ini membuka peluang baru bagi perluasan pasar produk UMKM Indonesia.

Baca juga : Diramaikan 1.500 Pelaku Usaha, BCA UMKM Fest 2025 Kantongi Penjualan Rp 20,3 Miliar

“Melalui pameran ini, kami tidak hanya berhasil memperluas jejaring bisnis, tetapi juga mendapatkan suntikan semangat baru untuk terus berinovasi. Acara ini bukan sekadar pameran bagi kami, melainkan sebuah lompatan besar menuju pasar yang lebih luas,” kata Lukman.

Kehadiran UMKM Indonesia pada Agrofood Jeddah 2025 menjadi langkah penting dalam memperkuat ekspor pangan nasional, terutama untuk menembus pasar nontradisional.

Pemerintah optimistis nilai transaksi yang tercatat dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kinerja ekspor sektor pangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense