RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat penanganan dampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera. Terutama yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi masyarakat.
Kebijakan khusus tengah disusun. Termasuk relaksasi bagi debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdampak bencana. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, langkah pemulihan dilakukan secara cepat dan terukur.
“Kami mohon doa dan dukungan agar proses penanganan dan pemulihan kesehatan serta ekonomi masyarakat dapat dipercepat,” ujar Airlangga dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-37 Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (12/12/2025).
Baca juga : NasDem Jabar Bakal Bentuk Enam Ribu DPRt Tingkat Desa
Di hadapan para pimpinan perusahaan emiten, Airlangga menjelaskan bahwa Pemerintah sedang menyiapkan paket kebijakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Paket ini mencakup restrukturisasi dan percepatan penyaluran KUR baru pada tahun 2026.
“Ada juga opsi pelunasan kewajiban bagi debitur tertentu,” katanya.
Mantan Menteri Perindustrian itu menambahkan, Pemerintah juga memfinalisasi kebijakan penghapusan tagihan denda iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, serta kemudahan pelayanan klaim Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Pensiun (JP) bagi pekerja yang terdampak bencana.
Baca juga : Gerindra Dorong Mitigasi Bencana Jadi Perhatian
Airlangga merinci, dari total 996 ribu debitur KUR di tiga provinsi terdampak, sekitar 141 ribu debitur dengan nilai pembiayaan Rp 7,8 triliun diperkirakan terdampak. Lebih dari 63 ribu di antaranya berada di sektor pertanian dengan nilai pembiayaan Rp 3,57 triliun.
“Angka dan teknis kebijakan sedang disiapkan. Dalam beberapa hari ke depan Pemerintah akan mengumumkan kebijakan ekonomi khusus untuk pemulihan bencana,” ujar Airlangga.
Politisi Partai Golkar itu juga menyinggung dinamika global. Termasuk kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Baca juga : Pemerasan Izin RPTKA, 8 Eks Pejabat Kemnaker Kantongi Rp 135,2 Miliar
Airlangga mengaku sudah melakukan komunikasi terbaru dengan United States Trade Representative Jameson Greer mengenai penyelesaian kesepakatan perdagangan Indonesia–Amerika Serikat.
Delegasi Indonesia akan kembali ke Washington untuk menuntaskan komitmen dalam Leaders’ Declaration pada 22 Juli.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.