BREAKING NEWS
 

Katup Hingga Manifold Buatan RI Siap Perkuat Industri Migas Nasional

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 27 Desember 2025 09:51 WIB
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri memiliki potensi besar sebagai penopang industri nasional sekaligus memperkuat kemandirian industri strategis.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, penguatan industri penunjang migas merupakan bagian strategis dari pembangunan kemandirian industri nasional, seiring kemampuan industri dalam negeri memproduksi peralatan berteknologi tinggi yang memenuhi standar internasional.

“Industri penunjang migas dalam negeri memiliki peran penting sebagai penopang industri nasional. Pemerintah berkomitmen memastikan pemanfaatan produk dalam negeri semakin optimal guna memperkuat struktur industri nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor,” ujar Agus di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta menyampaikan bahwa penguatan industri penunjang migas menjadi bagian penting dalam membangun struktur industri nasional yang tangguh.

Baca juga : Jasaraharja Putera Dan PT PAL Perkuat Sistem Pertahanan Laut Nasional

“Industri penunjang migas dalam negeri telah menunjukkan kemampuan yang semakin kompetitif, baik dari sisi teknologi, kualitas produk, maupun kesiapan sumber daya manusia. Ini menjadi modal penting untuk mendukung industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor,” kata Setia saat kunjungan kerja meninjau fasilitas produksi PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK) di Cikande, Serang, Rabu (24/12/2025).

PT TRK merupakan perusahaan manufaktur dan rekayasa nasional yang memproduksi berbagai jenis katup untuk sektor migas, pembangkit listrik, dan petrokimia. Produk yang dihasilkan antara lain katup bola, single block and bleed, serta manifold double block and bleed, yang didukung teknologi forging dan proses produksi berstandar internasional.

Adsense

Dengan kapasitas produksi sekitar 12.000 unit per tahun, PT TRK tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga telah menembus pasar ekspor, khususnya kawasan Timur Tengah. Perusahaan tersebut didukung fasilitas produksi modern serta tenaga kerja berkompetensi tinggi.

Setia menegaskan pemerintah terus memperkuat kebijakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), khususnya pada sektor strategis seperti migas, guna memberikan dampak berganda bagi perekonomian nasional.

Baca juga : BEM KSI Dukung Perpol, Pelibatan Polri Perkuat Kinerja Pemerintahan

“Pemanfaatan produk industri dalam negeri akan mendorong penyerapan tenaga kerja, penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta pembangunan ekosistem industri nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti terbitnya Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk menyederhanakan proses penilaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Permenperin 35 Tahun 2025 bertujuan agar proses penilaian TKDN lebih sederhana, cepat, dan transparan. Pengawasan TKDN diperlukan untuk menciptakan kepastian pasar bagi produsen dalam negeri serta menjaga iklim persaingan usaha yang sehat dan adil,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT TRK Soni menyatakan industri katup nasional juga memerlukan dukungan kebijakan lain, selain peningkatan penggunaan produk dalam negeri, termasuk pengendalian produk impor yang tidak sesuai standar serta kemudahan akses bahan baku.

Baca juga : Empat Pilar Keunggulan PPM Manajemen Perkuat Standar Nasional

“Diperlukan sinkronisasi kebijakan, antara lain melalui pengendalian produk impor agar tidak membanjiri pasar domestik. Ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan dan efisien akan membantu industri meningkatkan kapasitas, menjaga kualitas, menekan biaya produksi, serta memperluas pasar domestik dan ekspor,” ujarnya.

Kemenperin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat industri penunjang migas dalam negeri sebagai bagian dari strategi substitusi impor dan peningkatan daya saing industri nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense