Dark/Light Mode

PLN UPP Jawa Bagian Barat 1 Gelar Simulasi Perkuat Sistem Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 24 Desember 2025 06:37 WIB
Seluruh peserta berfoto bersama usai pelaksanaan Simulasi Tanggap Darurat Banjir di lingkungan Kantor UPP JBB 1.(Foto: Dok. PLN UPP Jawa Bagian Barat)
Seluruh peserta berfoto bersama usai pelaksanaan Simulasi Tanggap Darurat Banjir di lingkungan Kantor UPP JBB 1.(Foto: Dok. PLN UPP Jawa Bagian Barat)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 1 (UPP JBB 1) melaksanakan Simulasi Tanggap Darurat Banjir, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan kerja.

Manager UPP JBB 1 Haris Nasution mengatakan, kegiatan yang digelar di kantor UPP JBB 1, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami dan mampu menjalankan prosedur kedaruratan secara tepat dan terkoordinasi.

Adapun, kegiatan simulasi dipimpin Manager UPP JBB 1 Haris Nasution dan diikuti seluruh pegawai, Tim Tanggap Darurat, tenaga alih daya di lingkungan UPP JBB 1.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan penyampaian arahan singkat dari Manager UPP JBB 1, dilanjutkan penjelasan skenario simulasi oleh Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan (KKLK) UPP JBB 1.

"Seluruh peserta mengikuti tahapan simulasi dengan tertib, mulai dari menerima peringatan potensi banjir, menjalankan prosedur evakuasi melalui jalur aman, hingga memastikan koordinasi antar fungsi berjalan efektif," ujar Haris, dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).

Baca juga : Seskab Teddy Jawab Keresahan Publik saat Jelaskan Penanganan Bencana Sumatera

Haris menambahkan,  kegiatan ditutup evaluasi singkat untuk meninjau kembali kesiapan tim terhadap potensi keadaan darurat.

Ia menegaskan, pelaksanaan kegiatan disusun berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, yang memberikan arahan teknis dalam penyusunan skenario dan standar penanganan kebencanaan.

Sebelumnya pada Oktober 2025, UPP JBB 1 mengirimkan dua personel untuk mengikuti Pelatihan Dasar Manajemen Bencana BPBD DKI Jakarta, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdiklat BNPB) Sentul.

"Kegiatan itu menjadi landasan penting dalam penyusunan prosedur dan pelaksanaan simulasi ini," katanya.

Haris menambahkan, simulasi ini merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional di lingkungan kerja. Sekaligus, bagian dari kesiapsiagaan perusahaan dalam meminimalkan risiko banjir.

Baca juga : PAM Jaya Salurkan Bantuan Dan Tim Teknis Untuk Korban Bencana Sumatera

"Kami ingin memastikan, seluruh personel memahami prosedur tanggap darurat dan dapat bertindak cepat serta terkoordinasi dalam situasi kritis,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Team Leader KKLK UPP JBB 1 Aulia Imaduddin menyampaikan, kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada prosedur. Tetapi, juga pada pemahaman dan disiplin seluruh personel.

“Latihan ini bukan hanya rutinitas, tetapi upaya strategis untuk membangun budaya keselamatan," ujar Haris.

Ia menilai, dengan pemahaman skenario yang baik dan koordinasi yang solid, maka dapat mengurangi risiko dan menjaga kelancaran operasional meskipun terjadi potensi banjir.

Terpisah, General Manager PLN UIP JBB Yasir turut mengapresiasi, pelaksanaan kegiatan ini. Sebab, kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan bagian penting dari operasional pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Baca juga : Pdt Jimmy: Natal Nasional Perkuat Moderasi dan Persatuan Bangsa

"Saya mengapresiasi langkah UPP JBB 1 yang secara konsisten memperkuat kapasitas tim dan menjalin kerja sama dengan BPBD," ucapnya.

Apalagi, upaya ini sejalan dengan komitmen PLN untuk menghadirkan lingkungan kerja yang aman, tangguh dan siap menghadapi berbagai risiko. Selain penguatan internal, UPP JBB 1 juga mendukung program Desa Siaga Bencana di Kelurahan Pluit sebagai bagian dari kontribusi unit terhadap lingkungan sekitar, selaras dengan rekomendasi BPBD Provinsi DKI Jakarta.

Ke depan, simulasi tanggap darurat ini akan menjadi agenda rutin guna memastikan kemampuan koordinasi, komunikasi dan respons cepat seluruh pihak terus terjaga.

Dengan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan dan sinergi bersama BPBD, serta pemerintah setempat.

"Kami berkomitmen menjadi satuan kerja yang tangguh, sigap dan adaptif dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan, khususnya risiko banjir di wilayah Jakarta Utara," ujar Yasir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.