RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperkuat perannya dalam pengembangan panas bumi nasional. Ini dapat terlihat dari upaya perseroan sepanjang 2025 yang fokus meningkatkan keandalan operasi.
Direktur Operasi PGE Ahmad Yani menjelaskan, perseroan konsisten mengoptimalkan potensi panas bumi melalui pengelolaan operasi yang andal, penambahan kapasitas terpasang, serta penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan.
Langkah-langkah strategis itu dijalankan selaras dengan kebijakan pemerintah dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025-2034, yang menargetkan porsi pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) mencapai 76 persen, dengan kontribusi panas bumi sebesar 5,2 GigaWatt (GW).
“Dalam kerangka ini, panas bumi memiliki peran strategis sebagai sumber energi bersih yang andal dan berkelanjutan,” ujar Ahmad dalam keterangan resmi, Selasa (13/1/2026).
Baca juga : Pelanggaran Lalin Di Jakarta Kini Dideteksi Secara Digital
Ahmad meyakinkan, 2025 menjadi fase penguatan bagi PGE untuk mempertegas perannya sebagai penggerak pengembangan panas bumi nasional. Untuk itu, PGE berupaya menghadirkan solusi energi bersih yang inklusif dan inovatif.
“Sekaligus memperkuat peran panas bumi sebagai tulang punggung transisi dan swasembada energi nasional,” tegasnya.
Berbagai capaian sepanjang 2025 mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga keandalan operasi dan meningkatkan kapasitas terpasang. Termasuk memastikan setiap langkah pengembangan berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik.
“Melalui berbagai inisiatif, PGE berupaya menghadirkan solusi energi bersih yang inklusif dan inovatif, dan memperkuat peran panas bumi sebagai penopang swasembada energi nasional,” jelasnya.
Baca juga : Manchester United Vs Manchester City, Derby Kurang Meyakinkan
Salah satu langkah penguatan kapasitas terpasang ditandai dengan mulai beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 yang dikelola secara mandiri.
Melalui capaian ini, total kapasitas terpasang PGE meningkat menjadi 727 megawatt (MW) dari sebelumnya 672 MW.
Pada pengembangan jangka menengah hingga panjang, PGE juga melanjutkan penyiapan cadangan panas bumi dengan memulai eksplorasi greenfield PLTP Gunung Tiga di Lampung, yang memiliki potensi kapasitas 55 MW.
Proyek ini diarahkan untuk mengkonfirmasi cadangan panas bumi sebagai sumber energi bersih berbasis lokal.
Baca juga : Tak Pernah Naik Podium, Hamilton Siap Didepak Ferrari
“Ini menjadi bagian dari fondasi pengembangan panas bumi nasional di masa mendatang,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.