RM.id Rakyat Merdeka - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney membeberkan target bisnis ke depan pada momen merayakan empat tahun perjalanan mengembangkan bisnis aviasi dan pariwisata. Perusahaan pelat merah ini memastikan akan terus mendorong penguatan ekosistem aviasi dan pariwisata berkelanjutan.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, sejalan dengan tema InJourney 4 Tahun Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia, keberlanjutan diposisikan sebagai kerangka berpikir dan bertindak dalam setiap inisiatif jangka panjang.
“Keberlanjutan bukan pilihan, melainkan fondasi utama pariwisata Indonesia,” tegas Maya di Jakarta, Senin (19/1/2026) malam.
Baca juga : Petugas Rumah Pompa Diingatkan Selalu Siaga
Maya menjelaskan, InJourney selama empat tahun terakhir melakukan transformasi dengan fokus pada penguatan fundamental anak perusahaan, khususnya melalui integrasi aset, penguatan tata kelola operasional dan manajerial. Serta peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.
Upaya tersebut menghasilkan profitabilitas grup secara menyeluruh melalui pendekatan kolaboratif berbasis gotong royong. Tentunya dengan dukungan sinergi Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
Alhasil, sambung Maya, empat tahun kehadiran InJourney telah memberikan arti besar bagi perekonomian Indonesia.
Baca juga : Marseille Vs Liverpool, Duel Menuju 16 Besar
“Kami akan terus mengoptimalkan pilar bisnis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah,” ujarnya.
Sejumlah inisiatif strategis lintas portofolio telah dijalankan. Antara lain transformasi bandara dan peningkatan konektivitas udara, pengembangan destinasi budaya dan edukasi seperti Borobudur dan Taman Mini Indonesia Indah, pembangunan International Medical Tourism di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur. Serta pengembangan Mandalika dan Golo Mori. Melalui Sarinah, InJourney juga konsisten membawa karya terbaik Indonesia ke panggung global.
Rangkaian inisiatif tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja korporasi, yang tercermin dari posisi InJourney sebagai perusahaan ke-43 terbesar di Indonesia, sekaligus menegaskan perannya sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga : Tanpa Ampun, Fajar/Fikri Libas Ganda Putra Taiwan
Ke depan, InJourney akan melanjutkan transformasi secara adaptif guna menciptakan nilai yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
“Kami optimistis dapat berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,1 persen hingga 6 persen sampai 2029,” kata Maya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.