BREAKING NEWS
 

Pemerintah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen di 2026

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 27 Januari 2026 19:35 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Tim Media Presiden)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dipacu lebih tinggi pada 2026. Pemerintah menargetkan ekonomi nasional mampu menembus level 6 persen, keluar dari tren pertumbuhan 5 persen yang selama ini membayangi. 

Optimisme itu didasarkan pada membaiknya kinerja domestik, ruang kebijakan yang masih longgar, serta dorongan belanja pemerintah dan masyarakat.

“Saya ingin mendorong terus ekonomi tahun ini ke arah 6 persen dengan berbagai cara. Kalau itu terjadi, kita sudah mengalami breakout dari kutukan 5 persen dan bisa tumbuh lebih cepat lagi,” ujar Purbaya, di Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Purbaya mengatakan, pada triwulan I-2026 ekonomi Indonesia diperkirakan sudah tumbuh sekitar 5,5 persen. Menurutnya, percepatan belanja Pemerintah akan mulai terasa sejak awal tahun. Selain itu, momentum Lebaran yang jatuh pada Maret 2026 diyakini akan mendorong konsumsi masyarakat secara signifikan. 

Baca juga : Purbaya Optimistis, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2026 Tembus 5,4 Persen

Menurut Purbaya, dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6 persen ini, akan membuka prospek ekonomi yang lebih baik dalam jangka menengah.

Dari sisi domestik, Purbaya menilai kondisi fundamental masih cukup sehat. Inflasi tercatat rendah, yakni 2,92 persen pada Desember 2025. Sementara itu, inflasi inti berada di kisaran 2,3 persen. Jika komponen harga emas dikeluarkan, inflasi bahkan hanya sekitar 1,5 persen. 

“Ini menunjukkan permintaan domestik sebenarnya masih relatif rendah,” katanya.

Adsense

Dengan kondisi tersebut, Purbaya melihat Pemerintah memiliki ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat tanpa harus khawatir pada lonjakan suku bunga acuan. 

Baca juga : Permudah Akses Warga, Pemerintah Bangun Jembatan Di Desa Terpencil Aceh

Ia menilai, Bank Sentral tidak akan terbebani tekanan inflasi yang berlebihan jika stimulus ekonomi diperkuat. 

“Artinya, saya punya ruang untuk mendorong ekonomi ke tingkat yang lebih cepat lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Purbaya menekankan pentingnya kepercayaan publik dan regulator dalam menggerakkan ekonomi. Ia menyebut kondisi ekonomi sangat dipengaruhi oleh apa yang dipercaya masyarakat. 

“Saya ciptakan harapan bahwa ekonomi akan membaik, lalu saya masukkan instrumennya, baik fiskal, moneter, dan lainnya,” kata dia. 

Baca juga : Active Users Melonjak 38 Persen, PINTU Catat Pertumbuhan Solid di 2025

Melalui sinergi kebijakan tersebut, Purbaya berharap sisi fiskal, permintaan, dan penawaran dapat bergerak bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Upaya ini juga akan diselaraskan dengan penguatan investasi, perbaikan iklim usaha, serta peningkatan produktivitas sektor riil. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menciptakan lapangan kerja, menjaga daya beli, dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif serta berkelanjutan ke depan. 

Dalam jangka menengah, strategi ini menjadi fondasi penting pembangunan ekonomi nasional secara berkesinambungan dan terukur berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense