RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini menguat 0,31 persen ke level Rp 16.717 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp 16.768 per dolar AS, Rabu (28/1/2026).
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menguat 0,76 persen, dolar Taiwan naik 0,49 persen, won Korea Selatan menguat 0,36 persen, yuan China naik 0,08 persen, dan yen Jepang menguat 0,52 persen. Sementara itu, baht Thailand melemah 0,06 persen, dan dolar Singapura turun 0,03 persen.
Baca juga : Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat Tipis Ke Rp 16.780
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya tercatat melemah 0,08 persen ke level 96,13. Di sisi lain, rupiah melemah terhadap poundsterling Inggris sebesar 0,54 persen ke level Rp 23.068, namun menguat 0,08 persen terhadap euro ke posisi Rp 19.682. Rupiah juga melemah 0,59 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 11.672.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai, penguatan rupiah didorong oleh pelemahan dolar AS yang kembali terjadi cukup signifikan.
Baca juga : Rupiah Senin Pagi Menguat Ke Level Rp 16.785
“Pelemahan dolar AS ini tercermin dari indeks dolar yang berada di level terendah dalam hampir empat tahun, seiring berlanjutnya aksi sell America,” ujar Lukman dalam riset hariannya, Rabu (28/1/2026).
Ia memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.650 hingga Rp 16.800 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.