RM.id Rakyat Merdeka - Mbizmarket menyelenggarakan Mbizmarket Award sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, rumah sakit, serta pemangku kepentingan pengadaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong transformasi pengadaan barang dan jasa pemerintah secara digital, transparan, dan akuntabel.
Acara malam penghargaan ini dihadiri 10 Pemerintah Provinsi, dan 27 Pemerintah kabupaten/kota dari berbagai wilayah di Indonesia, serta perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, rumah sakit, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perbankan, dan mitra strategis pengadaan.
CCO/COO Mbizmarket Andhie Saad mengatakan, bahwa Mbizmarket Award merupakan bentuk penghargaan atas kerja kolektif para pelaku pengadaan di daerah dalam membangun tata kelola pengadaan yang semakin modern dan terintegrasi.
“Mbizmarket Award bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi para pelaku pengadaan dalam mendorong transformasi digital. Ini adalah hasil kolaborasi yang harus kita jaga dan tingkatkan bersama,” ujar Andhie dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Sementara itu, CEO & Co-Founder Mbizmarket Ryn M. R. Hermawan menegaskan, bahwa Mbizmarket akan terus berinovasi sebagai mitra resmi lokapasar LKPP RI untuk mempermudah pengadaan digital pemerintah.
“Sejak 2023, Mbizmarket Award menjadi agenda tahunan kami untuk mengapresiasi para penggerak transformasi pengadaan digital, dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kementerian, lembaga, hingga RSUD," ujar Ryn
Baca juga : Berbahaya Bagi Kesehatan, DPR Desak Pelarangan Penggunaan Whip Phink
Ia menambahkan, ke depan Mbizmarket akan terus menghadirkan inovasi dan fitur yang sejalan dengan regulasi LKPP RI agar pengadaan digital semakin mudah dan berdampak.
Pada malam penghargaan tersebut, Mbizmarket memberikan apresiasi dalam sejumlah kategori, yaitu Digital Procurement Champion Award kepada Provinsi D.I. Yogyakarta, Provinsi Kalimantan Barat, Kota Depok, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Gianyar.
Best Adoption of Government Marketplace Award kepada Provinsi Jawa Barat, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Bekasi.
Best Digital Governance in Procurement Award kepada Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Riau, Provinsi Jawa Tengah, Kota Surabaya, dan Kota Denpasar.
Fastest Digital Procurement Implementation Award kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Pemerintah Kabupaten Bantul, serta Pemerintah Kabupaten Gresik.
Serta Digital Payment Support kepada BPD DIY, BPD Jawa Timur, BPD Jawa Barat (Bank BJB), BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, serta BPD Kalimantan Barat.
Baca juga : Pancasila Sebagai Kompas Pemerintahan Daerah Dalam Mewujudkan Keadilan Sosial
Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Kutai Barat, Suharsono menyebut, bahwa digitalisasi pengadaan melalui Mbizmarket telah membawa perubahan signifikan dibandingkan proses manual sebelumnya.
“Dulu proses pengadaan terasa rumit karena banyak berkas fisik yang harus disiapkan. Dengan Mbizmarket, seluruh persyaratan dan dokumen sudah tersedia dalam sistem sehingga proses belanja menjadi jauh lebih cepat, praktis, dan efisien,” ujarnya.
Direktur RSUD Nene Mallomo Sidrap Sulawesi Selatan Dr. Suwarta Yuddin Pande mengatakan, yang menilai pengadaan digital memberikan dampak langsung terhadap efisiensi layanan kesehatan.
“Kami secara konsisten mengarahkan pengadaan melalui platform digital seperti Mbizmarket. Sistem ini memudahkan proses pengadaan dan mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah sakit,” ujarnya.
Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP RI Yulianto Prihandoyo menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Mbizmarket dalam mendorong digitalisasi pengadaan pemerintah.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Mbizmarket. Kontribusinya nyata dalam menggerakkan digitalisasi pengadaan, termasuk dengan turun langsung ke daerah untuk memperkenalkan belanja pemerintah secara digital," ujar Yulianto.
Baca juga : Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil, dari Bansos hingga Keuangan Digital
Ia mengatakan, digitalisasi ini penting agar negara memiliki data belanja yang akurat, mendukung PDN dan UMKM.
Yulianto menambahkan bahwa pada Katalog Elektronik Versi 6, LKPP RI mulai menerapkan master data agar informasi produk, spesifikasi, dan harga semakin terpercaya.
Lebih lanjut Yulianto menegaskan, bahwa capaian yang dirayakan dalam Mbizmarket Award merupakan outcome kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah pengguna Mbizmarket dan Mbizmarket sebagai mitra lokapasar LKPP RI, yang perlu dipertahankan melalui pembinaan berkelanjutan oleh LKPP RI.
Diharapkan dengan bergabungnya Lokapasar ke dalam Katalog Versi 6, agar penerapan ITKP (Indeks Tata Kelola Pengadaan) dapat dilaksanakan secara konsisten, terstandar, dan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.