BREAKING NEWS
 

Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp 56,3 Triliun Di Sepanjang Tahun 2025

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 5 Februari 2026 16:10 WIB
Dari kiri: Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochammad Rizaldi, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan, Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan pada Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan IV 2025 Bank Mandiri di Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Foto: Bank Mandir)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk konsisten mempertahankan fundamental keuangan yang solid sepanjang 2025. Kinerja positif ini ditopang penguatan ekosistem finansial serta akselerasi layanan digital secara menyeluruh.

Perseroan membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp 56,3 triliun sepanjang 2025.

Capaian tersebut didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 106 triliun, seiring pengelolaan aset produktif dan struktur pendanaan yang tetap kuat.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan, pertumbuhan yang merata mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem pembiayaan yang dijalankan perseroan.

“Bank Mandiri konsisten menjaga fundamental keuangan yang solid sepanjang 2025, didukung penguatan ekosistem finansial serta akselerasi layanan digital yang menyeluruh,” ujarnya dalam konferensi pers paparan kinerja tahun 2025 secara virtual, Kamis (5/2/2026).

Baca juga : Fundamental Solid, BNI Kantongi Laba Bersih Rp 20 Triliun di 2025

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 2.829,9 triliun. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,4 persen yoy menjadi Rp1.895,0 triliun.

Pertumbuhan Kredit UMKM

Di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 4,88 persen yoy sepanjang 2025, di tengah perlambatan pertumbuhan kredit UMKM di industri perbankan.

“Hal ini menegaskan peran Bank Mandiri dalam mendukung 1,3 juta pelaku UMKM yang merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Riduan.

Adsense

Realisasi kredit tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang merata di seluruh segmen bisnis, sejalan dengan upaya Bank Mandiri berkontribusi terhadap perekonomian nasional, ekonomi kerakyatan, serta penciptaan lapangan kerja.

Perseroan terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur dengan fokus pada sektor-sektor produktif.

Baca juga : Tumbuh 4,9 Persen, BCA Kantongi Laba Bersih Rp 57,5 Triliun Di 2025

“Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri menjaga momentum pertumbuhan kredit sekaligus memastikan kualitas aset tetap terjaga,” tambahnya.

Dana Pihak Ketiga 

Pertumbuhan kredit juga ditopang oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp 2.105,8 triliun atau tumbuh 23,9 persen yoy.

Struktur pendanaan tetap sehat dengan dana murah atau CASA meningkat 12,6 persen yoy menjadi Rp 1.431,4 triliun, sehingga likuiditas Bank Mandiri terjaga untuk mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan.

Tren Perbaikan NPL  

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Gross tercatat sebesar 0,96 persen pada akhir 2025, berada di bawah rata-rata industri dan terus menunjukkan tren perbaikan.

Penguatan profitabilitas juga berasal dari diversifikasi sumber pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan non-bunga meningkat 14,5 persen yoy menjadi Rp48,5 triliun, didorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah serta pemanfaatan layanan berbasis ekosistem.

Baca juga : Dedi Mulyadi Targetkan Laba Bank bjb Rp 2,2 Triliun pada 2026

“Pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas Bank Mandiri kami jaga secara disiplin dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang,” ujar Riduan.

"Dengan struktur pendanaan yang sehat, kualitas pembiayaan yang terjaga, serta diversifikasi pendapatan yang terus diperkuat, Bank Mandiri berada pada posisi solid untuk melanjutkan peran intermediasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," tandasnya. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense