RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menilai langkah pembenahan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak sudah berada di jalur yang tepat. Upaya tersebut, kata dia, menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan mitigasi risiko di lingkungan Kementerian Keuangan.
Menurut Juda, dalam empat bulan terakhir, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mendorong perubahan signifikan. Terutama dalam memperkuat sistem dan menekan potensi penyimpangan di dua institusi strategis tersebut.
Baca juga : Menteri Ara Puji BRI, Penyaluran Rumah Subsidi Melonjak 100 Persen
“Empat bulan terakhir ini adalah upaya-upaya untuk memperkuat dan mengurangi risiko korupsi di dua lembaga itu. Proses hukum tentu harus terus didorong, dengan tetap ada pendampingan dari Kementerian Keuangan. Saya kira itu sudah langkah yang tepat,” ujar Juda di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan, pembenahan yang dilakukan bukan hanya bersifat reaktif, melainkan diarahkan untuk membangun sistem yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap institusi fiskal dapat terus dijaga.
Baca juga : Kemlu RI: 1 ABK WNI Korban Pembajakan Di Somalia Sudah Pulang Ke Tanah Air
Di sisi lain, Juda juga menyinggung penguatan sinergi kebijakan antara otoritas fiskal dan moneter ke depan. Menurutnya, latar belakang sejumlah pejabat yang pernah berkiprah di dua bidang tersebut akan memperkuat koordinasi kebijakan.
“Pengalaman saya di otoritas moneter dan fiskal membuat sinergi ke depan akan lebih baik. Begitu juga pejabat lain yang pernah berproses di dua bidang itu,” jelasnya.
Baca juga : Saksi Sidang Sebut Uang Hasil Pemerasan K3 Rutin Disetor ke Pejabat Kemnaker
Saat ditanya mengenai komunikasi dengan Gubernur Bank Indonesia, Juda memastikan koordinasi telah berjalan. “Sudah,” ujarnya singkat.
Sebagaimana diketahui, Juda Agung baru dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ia menegaskan, ke depan Kementerian Keuangan akan terus memperkuat tata kelola, menjaga integritas, serta memastikan kebijakan fiskal berjalan selaras dengan stabilitas ekonomi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.