RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Kamis (19/2/2026), bertepatan dengan awal Ramadan, dibuka melemah 0,22 persen ke level Rp 16.922 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.884 per dolar AS.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga terpantau melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia turun 0,36 persen, dolar Taiwan melemah 0,35 persen, won Korea Selatan terkoreksi 0,25 persen, yen Jepang turun 0,13 persen, dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,01 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat melemah 0,03 persen ke level 97,60.
Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 16.867
Di sisi lain, rupiah menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya. Terhadap poundsterling Inggris, rupiah naik 0,04 persen ke level Rp 22.764, sedangkan terhadap dolar Australia menguat 0,29 persen ke level Rp 11.910.
Analis pasar saham dan keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan terbatasnya ruang fiskal domestik.
Menurut dia, ketidakpastian terkait arah pemotongan suku bunga AS menjadi sentimen utama, terutama setelah data penggajian non-pertanian menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja pada Januari.
Baca juga : Jumat Pagi, IHSG Melemah Ke Level 8.240
“Dolar AS pulih dari titik terendah mingguan setelah data penggajian non-pertanian pada Rabu kemarin,” ujar Ibrahim dalam riset hariannya.
Ia menambahkan, pelaku pasar kini menantikan rilis data inflasi indeks harga konsumen (CPI) AS Januari yang dijadwalkan pada Jumat untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi AS.
“Kekuatan pasar tenaga kerja dan inflasi menjadi dua pertimbangan terbesar Federal Reserve dalam menentukan kebijakan suku bunga,” katanya.
Baca juga : Dolar AS Rebound, Rupiah Melemah Ke Rp 16.813
Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.880 hingga Rp 16.920 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.