Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (12/2/2026).
Rupiah turun 0,16 persen ke level Rp 16.813 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp 16.786 per dolar AS.
Baca juga : Rupiah Menguat 36 Poin Ke Rp 16.775 Per Dolar AS
Di kawasan Asia, mayoritas mata uang tercatat menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,14 persen, baht Thailand menguat 0,07 persen, yuan China terapresiasi 0,13 persen, dan dolar Singapura naik 0,02 persen. Dolar Hong Kong juga menguat 0,03 persen. Sementara itu, won Korea Selatan melemah 0,05 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat melemah 0,08 persen ke level 96,73.
Baca juga : Rupiah Menguat Terbatas, Bergerak Di Rp 16.803 Per Dolar AS
Terhadap mata uang lainnya, rupiah menguat 0,33 persen ke level Rp 22.922 per poundsterling Inggris dan naik 0,42 persen ke Rp 11.999 per dolar Australia. Namun, rupiah melemah 0,04 persen terhadap euro ke posisi Rp 19.746.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi penguatan dolar AS setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Naik Tipis Ke Level Rp 16.871
“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data pekerjaan AS non-farm payroll (NFP) lebih kuat dari perkiraan,” ujar Lukman.
Kendati demikian, ia memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 16.750 hingga Rp 16.850 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya