Dark/Light Mode

Awal Pekan, Rupiah Naik Tipis Ke Level Rp 16.871

Senin, 9 Februari 2026 09:28 WIB
Foto: Khairizal Awar/RM
Foto: Khairizal Awar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada awal perdagangan Senin (9/2/2026). Rupiah naik 0,03 persen ke level Rp 16.871 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (6/2/2026) di level Rp 16.876 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menguat 0,42 persen, yen Jepang naik 0,3 persen, dan yuan China menguat 0,01 persen. Sementara itu, baht Thailand melemah 0,4 persen, won Korea Selatan turun 0,1 persen, dolar Singapura melemah 0,008 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,006 persen.

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat melemah 0,02 persen ke level 97,49. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap sejumlah mata uang utama bergerak bervariasi. Rupiah melemah 0,09 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 22.912, turun 0,15 persen terhadap euro ke posisi Rp 19.670, namun menguat 0,08 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 11.830.

Baca juga : Rupiah Pagi Ini Melemah 0,05 Persen Ke Rp 16.762

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan cenderung fluktuatif dengan potensi melemah, seiring masih tingginya ketidakpastian global.

“Ketidakpastian global masih dipengaruhi arah kebijakan bank sentral utama dunia serta dinamika geopolitik internasional,” ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Senin.

Ia menambahkan, salah satu faktor yang memicu volatilitas pasar keuangan adalah penundaan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat hingga 11 Februari 2026. Data tersebut dinilai penting untuk membaca arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS atau Federal Reserve.

Baca juga : IHSG Berbalik Menguat, Naik Ke Level 8.004

Selain itu, Bank of England dan Bank Sentral Eropa masih memilih menahan suku bunga, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

Dari sisi geopolitik, ketegangan di Timur Tengah dinilai mulai mereda setelah adanya pertemuan antara delegasi Amerika Serikat dan Iran. Di Eropa, Presiden AS Donald Trump juga mendorong tercapainya perdamaian antara Rusia dan Ukraina pada periode Mei hingga Juni mendatang.

Berdasarkan kondisi tersebut, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.750 hingga Rp 17.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.