Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi ini dibuka melemah 0,05 persen ke level Rp 16.762 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.754 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,26 persen, won Korea Selatan turun 0,09 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen. Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,02 persen, baht Thailand naik 0,17 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,31 persen.
Baca juga : Rupiah Menguat Pagi Ini, Sentuh Rp 16.764 Per Dolar AS
Di sisi lain, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat menguat 0,03 persen ke level 97,26.
Adapun nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya menunjukkan pergerakan positif. Rupiah menguat 0,12 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 22.969 dan naik 0,05 persen terhadap dolar Australia ke posisi Rp 11.767.
Baca juga : IHSG Masih Tertekan, Dibuka Turun 0,47 Persen Ke 7.888
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan bergerak konsolidatif dengan potensi pelemahan yang terbatas terhadap dolar AS.
Menurut dia, pelaku pasar cenderung bersikap sideline sambil mengantisipasi rilis sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan, serta data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV Indonesia yang akan dirilis besok.
Baca juga : Rupiah Dibuka Naik Ke Rp 16.776 Per Dolar AS
“Sentimen domestik masih belum sepenuhnya pulih dari tekanan jual di pasar ekuitas,” ujar Lukman, Rabu (4/2/2026).
Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.700 hingga Rp 16.800 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya