RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan paket stimulus komprehensif, khususnya untuk sektor transportasi dan perlindungan sosial, untuk menjaga daya beli dan mendorong konsumsi masyarakat selama Periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Tiket kereta api dan kapal laut, mendapat diskon 30 persen. Sedangkan angkutan penyeberangan, memperoleh pembebasan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan.
Baca juga : Bakal Gelar Natal Di Senayan, Ara Akan Kirim Bantuan Untuk Rakyat Palestina
Tiket pesawat domestik Kelas Ekonomi, mendapatkan penurunan harga sekitar 17 sampai 18 persen melalui Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 11 persen, Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, Penyimpanan Pesawat Udara (PJ4PU) 50 persen, penurunan harga avtur 10 persen, penurunan fuel surcharge, dan sebagainya.
"Total belanja untuk ini (diskon transportasi) Rp 0,92 triliun," ujar Purbaya.
Baca juga : 4 Perjalanan KA Dibatalkan Akibat Banjir Semarang, KAI Minta Maaf
Di sisi perlindungan sosial, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng bagi 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan anggaran total mencapai Rp 14,09 triliun. Serta mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)/TNI/Polri dan para pensiunan dengan nilai total Rp 55 triliun.
Di samping itu, pemerintah juga akan mengakselerasi belanja subsidi pupuk senilai Rp 30 triliun, pembayaran kompensasi energi Rp 27 triliun, serta melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi psca bencana di Aceh dan Sumatera Utara.
Baca juga : Zepeto Bakal Gelar Kampanye Virtual Perayaan Ramadan dan Lebaran Terbesar
Hal-hal tersebut, kata Purbaya, menjadi langkah konkret pemerintah untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau, aktivitas ekonomi meningkat, dan momentum pertumbuhan terakselerasi selama Periode Hari Raya hingga Triwulan I-2026.
"Ini semua dijalankan dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian pengolahan kebijakan fiskal," tandas Purbaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.