Sebelumnya
Doddy mengatakan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Padang terpilih mewakili Indonesia di bidang industri 4.0 dengan mengirim dua siswa terbaiknya.
Penunjukan ini kelanjutan dari prestasi kedua siswa yang sebelumnya meraih Medallion for Excellence pada ASEAN WSC 2025 di Manila, Filipina.
Baca juga : Jam Operasionalnya Diatur, Yang Nggak Berizin Ditutup
Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo Khurniawan mengatakan, WSC menjadi tolok ukur internasional untuk merevitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia. Termasuk mengukur kualitas pembelajaran, kompetensi guru dan sarana prasarana SMK agar sesuai standar industri global.
“Indonesia rutin berpartisipasi. Kami akan bersiap menjadi tuan rumah pada ASEAN World Skills 2027,” ucap Arie.
Baca juga : Bodo Memang Pintar
Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Kemenperin Wulan Aprilianti Permatasari optimistis, kedua siswa yang akan berkompetisi di Shanghai tidak hanya membawa medali. Tapi juga keahlian tingkat tinggi yang memperkuat struktur industri manufaktur nasional di masa depan.
Keikutsertaan mereka diharapkan menjadi pembuktian bahwa ekosistem vokasi Kemenperin mampu menghasilkan smart talent yang siap menghadapi era manufaktur cerdas. Dan mendukung investasi industri masa depan di Indonesia. DIR
Baca juga : Unggul Di Tes Pramusim MotoGP 2026, Bezzecchi Ancaman Nyata Bagi MarquezÂ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 26 Februari 2026 dengan judul "Kemenperin Genjot Kesiapan SDM Di Ajang WSC Talenta Vokasi Siap Berlaga Di Shanghai"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.