Sebelumnya
Dengan pengelolaan pasokan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, perusahaan memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat tetap dalam kondisi aman, memadai dan terkendali.
“Sebagai garda terdepan energi nasional, Pertamina memperketat pengawasan dan mengupayakan ketahanan pasokan crude, BBM, dan LPG tetap aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya.
Terpisah, Pengamat Energi dan Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, jika konflik meluas dan Selat Hormuz tetap ditutup, harga minyak berpotensi melesat tinggi.
Baca juga : Benahi Total Pengelolaan Sampah Di RDF Rorotan
“Dampaknya, Indonesia sebagai negara pengimpor BBM dalam jumlah besar, harus bersiap menghadapi tekanan fiskal dan potensi mengalami kenaikan harga BBM,” ujar Fahmy kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Eskalasi perang Iran dan Israel bisa mengguncang pasar energi global. Harga minyak dunia yang sebelumnya berada di kisaran 67 dolar AS per barel, kini telah menembus level 80 dolar AS per barrel.
“Bila eskalasi perang semakin luas, maka makin memperburuk situasi, imbasnya harga minyak dunia berpotensi naik ke level 100 dolar per barrel,” warning-nya.
Baca juga : Arsenal Jadi Corner FC
Fahmy berharap, Pertamina sebagai perusahaan energi dan BBM dalam negeri telah menyiapkan rute alternatif untuk mengantisipasi penutupan Selat Hormuz.
Rute alternatif ini bisa saja melibatkan pengalihan jalur kapal tanker melalui wilayah Oman dan India.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga kelangsungan rantai pasok minyak ke Indonesia agar tetap aman dan terkendali, meskipun terjadi gangguan di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan minyak global.
Baca juga : Ducati Gagal Total, Bagnaia Syok Berat
Menurutnya, upaya Pertamina dalam menjaga pasokan minyak di tengah ketegangan geopolitik ini sangat strategis dengan langkah antisipasi rute alternatif dan diversifikasi pasokan.
Namun, Pertamina tetap menghadapi tantangan besar dari potensi kenaikan harga minyak global, dan risiko keamanan jalur alternatif.
“Kebijakan energi nasional yang lebih berkelanjutan juga menjadi sangat penting, untuk menghadapi ketidakpastian global,” pungkasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.