RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memberikan kemudahan bagi investor dan perguruan tinggi yang mengembangkan industri semikonduktor di Indonesia. Targetnya, 15.000 tenaga terampil siap bekerja di sektor ini.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Pembekalan Nasional Talenta Semikonduktor 2026 di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Pemerintah memberikan insentif pajak hingga 300 persen untuk mendorong penguatan riset dan pengembangan (Research and Development/R&D) teknologi semikonduktor di Tanah Air.
Baca juga : Operasional Lapangan Padel Dibatasi Sampai Pukul 20.00
Insentif ini diberikan dalam bentuk pengurangan pajak (tax deduction) bagi perusahaan yang bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi, maupun penguatan talenta di bidang semikonduktor.
“Insentif pajak sudah ada terkait dengan R&D maupun pendidikan,” kata Airlangga dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).
Kebijakan ini bertujuan mendorong kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan tinggi, agar pengembangan teknologi relevan dengan kebutuhan sektor industri.
Baca juga : Finalissima Tetap Di Qatar
Airlangga menjelaskan, pengembangan industri semikonduktor membutuhkan ekosistem yang kuat. Termasuk keterlibatan perguruan tinggi dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), serta riset yang mendukung kebutuhan industri.
Peran kementerian terkait dan perguruan tinggi menjadi penting untuk menjembatani kerja sama antara dunia usaha dan institusi pendidikan, sehingga fasilitas insentif dapat dimanfaatkan optimal.
“Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) bisa menjembatani industri dengan perguruan tinggi, sekaligus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan. Karena terkait tax deduction peran Kementerian Keuangan sangat besar,” tutur mantan Menteri Perindustrian itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.