RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terpilihnya Friderica dinilai memberikan angin segar bagi pasar keuangan nasional.
Pelantikan Friderica dilakukan dalam rapat paripurna DPR yang digelar pada Kamis (12/3/2026). Rapat yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani itu juga menetapkan empat pejabat baru lainnya dalam jajaran Dewan Komisioner OJK.
Mereka adalah Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Kemudian Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.
Selain itu, Dicky Kartikoyono ditunjuk sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK. Adapun Adi Budiarso menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK.
“Apakah hasil fit and proper test dapat disetujui?” tanya Puan dalam rapat paripurna.
Baca juga : Lindungi Rakyat dari Berbagai Tantangan, Prabowo Minta Doa dan Dukungan Ulama
“Setuju,” jawab para anggota dewan secara serempak sebelum palu sidang diketok.
Usai dilantik, Friderica mengatakan, akan fokus menjalankan agenda reformasi untuk memperkuat integritas pasar keuangan, khususnya di sektor pasar modal. Menurut dia, OJK telah menyiapkan delapan aksi prioritas yang akan dijalankan pada masa kepemimpinannya.
“Ketika nanti kita menjabat, dan sebetulnya sudah kita lakukan kemarin sebagai pejabat sementara, kami akan fokus pada agenda reformasi,” kata Friderica.
Agenda tersebut antara lain mencakup peningkatan likuiditas pasar, penguatan integritas data, perlindungan investor, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran di industri pasar modal.
Untuk mempercepat reformasi tersebut, kata dia, OJK juga berencana membentuk satuan tugas khusus yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, self regulatory organization (SRO), serta aparat penegak hukum.
Baca juga : Praperadilannya Ditolak, Yaqut Gigit Jari
Friderica juga mengimbau investor tetap berinvestasi pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat di tengah dinamika geopolitik global. “Selama kita yakin fundamental ekonomi kita bagus dan prospek ke depan juga baik, dinamika global seperti geopolitik tetap harus diperhatikan,” ujarnya.
Ia optimistis prospek investasi di Indonesia tetap cerah, terutama bagi investor ritel. “Kami yakin Indonesia sangat baik untuk investor ritel berinvestasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun berharap kepemimpinan baru di OJK mampu meningkatkan kredibilitas industri jasa keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia.
“Supaya menjadi lembaga yang lebih kredibel, dipercaya masyarakat, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana menilai komposisi baru Dewan Komisioner OJK membawa sinyal positif bagi pelaku pasar. Menurut dia, pengalaman panjang Friderica di industri pasar modal, termasuk pernah berkarier di Bursa Efek Indonesia, menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan kebijakan regulator.
Baca juga : Dipastikan Purbaya, Ekonomi RI Nggak Bakal Resesi
“Pelaku pasar melihat ada kesinambungan kebijakan dalam pengawasan sektor keuangan dan pasar modal,” kata Hendra.
Ia menilai kehadiran figur yang telah memahami ekosistem pasar modal domestik dapat membuat transisi kepemimpinan berjalan lebih mulus serta meminimalkan risiko kebijakan yang terlalu eksperimental.
Reformasi yang diharapkan ke depan antara lain peningkatan integritas pasar, penguatan pengawasan terhadap praktik manipulasi transaksi, peningkatan transparansi kepemilikan saham, hingga upaya memperdalam pasar keuangan domestik.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengingatkan tantangan sektor keuangan ke depan tidak ringan, mulai dari tekanan inflasi akibat konflik geopolitik hingga potensi kenaikan suku bunga perbankan yang dapat meningkatkan biaya pembiayaan.
Di tengah kondisi tersebut, OJK diharapkan terus memperkuat pengawasan serta perlindungan investor, termasuk investor ritel yang semakin aktif di pasar modal Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.