RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNAS), Bagong, menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah nasional, khususnya melalui pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Menurutnya, penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi modern perlu dipercepat guna mengurangi volume timbunan sampah di tempat pemrosesan akhir serta meminimalkan risiko lingkungan.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden longsor timbunan sampah di kawasan TPST Bantargebang yang menimbulkan korban jiwa dan menjadi perhatian publik.
Baca juga : BGN Gandeng Kejagung, Perkuat Pengawasan Program MBG
Ia menilai, peristiwa itu menjadi pengingat bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan masyarakat dan pekerja.
Sebagai bentuk dukungan terhadap perbaikan tata kelola sampah, KPNAS menggelar sosialisasi pemilahan sampah kepada komunitas pemulung di kawasan Bantargebang.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemisahan sampah organik dan anorganik sejak awal guna mendukung efisiensi pengelolaan.
Baca juga : GEKIRA Bagikan Bansos Ramadan, Perkuat Toleransi dan Solidaritas
Bagong menegaskan, komunitas pemulung memiliki peran penting dalam rantai pengelolaan sampah karena turut membantu proses pemilahan material yang masih memiliki nilai ekonomi.
Dengan edukasi yang lebih baik, diharapkan sistem pengelolaan sampah dapat menjadi lebih tertata. Selain sosialisasi, KPNAS juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada para pemulung dalam rangka menyambut Hari Raya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas tersebut.
Ke depan, KPNAS berharap sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas pemulung semakin diperkuat untuk mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih aman, modern, dan berkelanjutan.
Baca juga : DPR Usul Perkuat Konseling di Puskesmas dan Sekolah Cegah Bunuh Diri Anak
Bagong juga menilai percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi seperti PSEL menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada sistem penimbunan serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.