RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Kamis (9/4/2026) pagi melemah seiring tekanan yang juga terjadi pada mayoritas mata uang global.
Rupiah tercatat berada di level Rp17.043 per dolar AS pada Kamis (9/4/2026), turun 31 poin atau 0,18 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Baca juga : Rupiah Dibuka Menguat Ke Rp 16.981 per Dolar AS
Pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan tren pelemahan. Yen Jepang turun 0,16 persen, baht Thailand melemah 0,17 persen, yuan China terkoreksi 0,05 persen, peso Filipina turun 0,40 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,22 persen.
Sementara itu, dolar Singapura juga tercatat melemah 0,09 persen. Berbeda arah, dolar Hong Kong justru menguat tipis sebesar 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Baca juga : Rupiah Melemah Lagi, Kini Rp 17.047 Per Dolar AS
Dari kelompok mata uang negara maju, mayoritas juga berada di zona merah. Euro Eropa melemah 0,03 persen, poundsterling Inggris turun 0,02 persen, dan franc Swiss terkoreksi 0,03 persen.
Pergerakan serupa terjadi pada mata uang komoditas, di mana dolar Australia melemah 0,31 persen dan dolar Kanada turun 0,10 persen.
Baca juga : Rupiah Senin Pagi Melemah Ke Rp 17.003 Per Dolar AS
Pelemahan serentak sejumlah mata uang ini mencerminkan tekanan global terhadap pasar keuangan, seiring dinamika eksternal yang masih membayangi pergerakan nilai tukar di berbagai negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.