Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,39 persen ke level Rp 16.974 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan ke level Rp 17.041 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang minus 0,03 persen, baht Thailand melemah 0,11 persen, yuan China naik 0,16 persen, won Korea Selatan menguat 0,51 persen, dolar Singapura menguat 0,09 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen.
Baca juga : IHSG Dibuka Menghijau Ke Level 7.122
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,15 persen ke level 99,61. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,14 persen ke level Rp 22.484, dan terhadap dolar Australia naik 0,27 persen ke level Rp 11.748.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS karena pasar optimis akan hasil pembicaraan AS dan Iran soal perang di Timur Tengah.
Baca juga : Rupiah Masih Loyo, Dibuka Di Level Rp 16.988
"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on oleh harapan de-eskalasi perang di Timteng," jelasnya dalam keterangan, Rabu (1/4/2026).
Lukman memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.900 per dolar AS-Rp 17.050 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya