Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis pada perdagangan Kamis pagi. Rupiah naik 0,01 persen ke level Rp 16.981 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.983 per dolar AS.
Di kawasan Asia, mayoritas mata uang terpantau melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,16 persen, baht Thailand melemah 0,37 persen, yuan China turun 0,13 persen, won Korea Selatan melemah 0,46 persen, dan dolar Singapura turun 0,25 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen.
Baca juga : Rupiah Menguat Ke Level Rp 16.974 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat menguat 0,31 persen ke level 99,76. Di sisi lain, rupiah juga melemah terhadap mata uang lainnya, yakni poundsterling Inggris sebesar 0,25 persen ke level Rp 22.516 dan dolar Australia sebesar 0,39 persen ke level Rp 11.707.
Analis pasar uang, Lukman Leong mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen global, khususnya pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait geopolitik.
Baca juga : Rupiah Masih Loyo, Dibuka Di Level Rp 16.988
Menurutnya, pernyataan terbaru Trump yang tidak sesuai ekspektasi pasar memicu ketidakpastian. Sebelumnya, ia menyebut konflik akan mereda dalam waktu dekat, namun kini menyatakan kemungkinan aksi militer terhadap Iran dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan.
“Perkembangan terbaru ini menimbulkan sentimen negatif di pasar. Rupiah diperkirakan berpotensi melemah terhadap dolar AS,” ujar Lukman.
Baca juga : Rupiah Loyo Ke Rp 16.982 Per Dolar AS
Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.900 hingga Rp 17.000 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya