BREAKING NEWS
 

IPA Convex 2026: Harapan Kemandirian Energi di Tengah Ketidakpastian Global

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 15 April 2026 22:22 WIB
Flyer IPA Convex 2026 (Foto: Dok. IPA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Krisis energi global sudah di depan mata. Konflik di Timur Tengah—yang berujung pada penutupan Selat Hormuz—membuat pasokan minyak dunia terganggu dan harganya melonjak. Masyarakat dunia pun waswas. Publik di Tanah Air juga merasakan hal yang sama.

Di tengah kekhawatiran ini, ada secercah harapan. Pelaksanaan The 50th IPA Convention and Exhibition 2026, yang akan digelar pada 20–22 Mei 2026, di ICE BSD City, Tangerang, Banten, membuka peluang untuk meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) dalam negeri dan mewujudkan kemandirian energi nasional.

Event yang digelar Indonesian Petroleum Association (IPA) ini akan menjadi wadah dialog antara Pemerintah, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), pelaku industri global, komunitas profesional, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk sama-sama meningkatkan produksi energi dalam negeri.

Baca juga : Intelijen Harus Tepat Ukur Ancaman Di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

Dalam edisi emas ini, IPA Convex 2026 mengusung tema “50 Years of Energy Partnership: Shaping the Next Era for Advancing Growth”. Tema ini sebagai penegasan peran strategis sektor hulu migas dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan ketahanan energi, serta memperkuat kolaborasi untuk masa depan energi yang berkelanjutan.

IPA Convex 2026 ditargetkan akan diikuti lebih dari 300 perusahaan dari sekitar 60 negara, 3.000 delegasi, serta puluhan ribu pengunjung profesional. Rangkaian acaranya mencakup diskusi tingkat tinggi, sesi teknis, pameran industri, serta peluang jejaring (networking). Seluruh agenda dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor energi, dengan tetap menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai inti pengembangannya.

Adsense

Secara rinci, IPA Convex 2026 akan menghadirkan rangkaian program komprehensif, mulai dari Plenary, Technical Program Session, Innovative Energy Solutions (IES), Youth Program, IPA’s Talk Corner, hingga area pameran tematik seputar Artificial Intelligence (AI), digitalization, technology and innovation, serta country pavilions dan CIVD Corner yang mendorong transparansi dan efisiensi rantai pasok di industri hulu migas.

Baca juga : Ibas Dorong Penguatan Kedaulatan Energi dan Tata Kelola Migas Nasional

IPA Convex 2026 sudah diluncurkan sejak 10 November 2025. Ketua Panitia IPA Convex 2026, Hariadi Budiman, sangat serius dalam mempersiapkan penyelenggaraan ini. Baginya, acara ini bukan hanya untuk IPA, melainkan juga untuk kepentingan bangsa di bidang energi.

“Pemerintah menekankan ketahanan energi dan ketahanan pangan. Industri ini menjadi bagian penting dari prioritas nasional,” ucapnya, saat acara Exhibition and Sponsorship Launch for IPA Associate Members and Public, di Tangerang, Senin (10/11/2025).

IPA Convex merupakan event tahunan. Hariadi menegaskan, edisi ke-50 ini akan menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan jangka panjang di sektor energi Indonesia, sekaligus menunjukkan kesiapan industri dalam menjawab tantangan dan peluang di masa depan.

Baca juga : ISOPLUS Run Series 2026 Siap Hadir di Jakarta dan Surabaya

Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong, menyatakan, selama lima dekade terakhir, IPA telah menjadi mitra strategis Pemerintah dan industri energi dalam memperkuat kebijakan, investasi, dan inovasi menuju ketahanan energi nasional. Maka, edisi ke-50 IPA Convex nanti bukan hanya selebrasi, tetapi refleksi atas perjalanan panjang dan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan sektor energi.

Ia menerangkan, IPA Convex 2026 akan berbeda dengan event-event sebelumnya. Topik dan pembicara yang dihadirkan akan lebih banyak dan beragama. “Karena itu, saya harap semua peserta bisa memanfaatkan momen ini untuk memahami detail acara dan memastikan keterlibatan sejak awal,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense