BREAKING NEWS
 

LPKR Catat Pendapatan Rp1,80 Triliun Dan Laba Bersih Rp107 Miliar Di Q12026

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 4 Mei 2026 10:41 WIB
Ilustrasi. Proyek properti PT Lippo Karawaci mencatat kinerja positif pada kuartal I 2026. (Dok. LPKR)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2026. Di tengah tekanan global, perseroan tetap membukukan pendapatan Rp1,80 triliun dan laba bersih Rp107 miliar.

Selain itu, EBITDA tercatat Rp337 miliar. Arus kas operasional juga menguat 20 persen secara tahunan menjadi Rp499 miliar. Perusahaan menutup periode ini dengan kas Rp1,62 triliun.

Kinerja tersebut ditopang segmen real estat. Pra penjualan mencapai Rp1,95 triliun atau 32 persen dari target tahunan. Permintaan masih didominasi rumah tapak, baik segmen terjangkau maupun premium.

Produk rumah tapak menyumbang 84 persen dari total pra penjualan. Tingginya minat datang dari pembeli rumah pertama dan end-user.

Baca juga : IIF Tumbuhkan Laba Bersih 51 Persen, Bagikan Dividen Rp 74 Miliar di RUPST 2026

Capaian ini diperkuat peluncuran Park Serpong Phase 7 dan Neo 5ense Collection di Cikarang. Proyek baru itu menyasar pasar massal dan menengah.

Di level holding, penjualan residensial berkontribusi Rp1,22 triliun. Penjualan unit komersial mencapai Rp156 miliar. Sementara kavling tanah Rp30 miliar dan lahan pemakaman di San Diego Hills Rp33 miliar.

Adsense

Momentum penjualan juga terdorong produk baru di Park Serpong Phase 7. Beberapa di antaranya Goldtops, Gold, Silver, Bronze, Urban, dan Treetops. Produk tersebut menyasar segmen hunian terjangkau.

Segmen lifestyle juga tetap solid. Pendapatan tercatat Rp310 miliar dengan EBITDA Rp103 miliar. Laba bersih segmen ini mencapai Rp55 miliar.

Baca juga : Top, BRI Kantongi Laba Bersih Rp 15,5 Triliun

Dari sisi operasional, tarif kamar hotel stabil di Rp639 ribu. Jumlah pengunjung mal naik 6 persen menjadi 11,5 juta per bulan. Tren ini menunjukkan pemulihan sektor ritel terus berlanjut.

CEO Lippo Karawaci John Riady mengatakan, perseroan puas dengan kinerja awal tahun. Pra penjualan dinilai sejalan dengan target.

“Kami melihat permintaan tetap kuat pada rumah tapak, khususnya segmen terjangkau dan menengah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Ia menegaskan, perseroan akan fokus pada eksekusi proyek township. Di saat yang sama, manajemen menjaga disiplin dalam pengelolaan modal dan operasional.

Baca juga : Kinerja Solid, Citi Indonesia Catat Laba Bersih Rp2,8 Triliun di 2025

LPKR optimistis tren positif ini berlanjut sepanjang 2026. Strategi perusahaan tetap bertumpu pada pengembangan hunian terjangkau dan penguatan ekosistem properti.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense