BREAKING NEWS
 

Inflasi Tahunan 2,42 Persen

BPS: Inflasi April 0,13 Persen, Transportasi Jadi Kontributor Utama

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 4 Mei 2026 15:56 WIB
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026). (foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi bulan April 2026 mencapai angka 2,42 persen secara year on year (yoy). Secara bulanan atau month to month, inflasi April 2026 tercatat 0,13 persen. Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 110,95 paad Maret 2026 menjadi 111,09 pada April 2026.

"Secara tahun kalender atau year to date, terjadi inflasi sebesar 1,06 persen," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).

Adsense

Baca juga : Konflik Timur Tengah: Putin dan Presiden Iran Sepakat Jaga Kontak

Ateng menambahkan, sektor transportasi merupakan kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar, dengan angka 0,99 persen. Kelompok transportasi ini memberikan andil inflasi sebesar 0,12 persen. Sementara komoditi yang dominan mendorong inflasi pada kelompok transportasi adalah tarif angkutan udara, dengan andil inflasi 0,11 persen. Sementara bensin, menyumbang andil inflasi 0,02 persen. Sedangkan komoditi lain yang memberikan andil inflasi adalah minyak goreng (0,05 persen), tomat (0,03 persen), beras serta nasi dengan lauk (0,02 persen). 

Selain itu, terdapat komoditas yang masih memberikan andil deflasi pada April 2026, yaitu daging ayam ras (0,11 persen), emas perhiasan (0,09 persen), cabe rawit (0,06 persen), dan telur ayam ras (0,04 persen).

Baca juga : Dukung Ketahanan Bisnis, Peruri Komit Transformasi Dan Keberlanjutan

Inflasi year on year tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,00 persen dengan IHK sebesar 112,30 dan terendah terjadi di Provinsi Lampung sebesar 0,53 persen dengan IHK sebesar 110,93. Sementara inflasi year on year tertinggi di tingkat kabupaten/kota terjadi di Manokwari sebesar 5,00 persen dengan IHK sebesar 112,30 dan terendah terjadi di Kota Bandar Lampung sebesar 0,33 persen dengan IHK sebesar 109,27.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense