Sebelumnya
Pemerintah turut menjalankan program Product Placement Pilihan untuk memperkenalkan produk UMKM potensial kepada tamu dan delegasi asing yang bertemu dengan Mendag. Ruang tamu Mendag dimanfaatkan sebagai sarana promosi produk kepada tamu asing.
Dalam forum tersebut, pelaku usaha juga menyampaikan berbagai masukan mulai dari persoalan logistik, penguatan platform digital, hingga penyederhanaan regulasi ekspor produk tertentu. Pemerintah menilai, masukan tersebut penting untuk memperkuat kebijakan perdagangan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelaku usaha.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan, pemanfaatan teknologi dan akses informasi pasar menjadi faktor penting agar UMKM mampu bersaing di pasar global.
Baca juga : Wacana Hak Angket Untuk Gubernur, PAN Kalimantan Timur Tak Mau Tergesa-gesa
Menurutnya, Kemendag menghadirkan platform Inaexport sebagai layanan terpadu bagi pelaku usaha yang ingin menembus pasar internasional.
“Inaexport sebagai one stop service memiliki informasi mengenai profil perusahaan buyer maupun eksportir. Bapak dan Ibu bisa terhubung dengan buyer di seluruh dunia,” ujar Puntodewi.
Founder LCI Dhika Yudistira menilai, kolaborasi antara Pemerintah, lembaga dan pelaku usaha perlu diperkuat agar potensi produk UMKM Indonesia dapat dimanfaatkan lebih optimal.
Baca juga : Kasus Tambang Ilegal, Kejaksaan Agung Tetapkan Bos PT CBU Jadi Tersangka
“Potensi produk-produk UMKM Indonesia sangat besar. Penguatan ekosistem, regulasi dan pelaku usaha bisa terus berjalan beriringan untuk bersama-sama menembus pasar global,” kata Dhika.
Pelaku UMKM batik asal Solo, Abdullah, mengatakan, forum tersebut membantunya memahami prosedur ekspor yang selama ini menjadi kendala utama dalam mengembangkan pasar ke luar negeri.
“Saya berharap, usaha kami bisa lebih berkembang ke arah ekspor setelah memahami tata caranya. Potensi pasar produk kami cukup bagus. Kalau untuk produksi, kami mampu,” yakin Abdullah. NOV
Baca juga : Bos OJK: Pasar Modal RI Tetap Stabil Dan Resilien
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Sabtu, 16 Mei 2026 dengan judul "Kemendag Fasilitasi Akses, Logistik & Prosedur Budi: Karpet Merah Buat UMKM Yang Bisa Ekspor"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.