BREAKING NEWS
 

Sterilisasi Kawasan Pelabuhan Merak Dan Bakauheni

ASDP Patok Layanan Lebih Tertib & Modern

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Selasa, 2 Juni 2026 06:40 WIB
Direktur Utama ASDP Heru Widodo. (Foto: Instagram/heru_wido2)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan uji coba sterilisasi kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Senin (1/6/2026). Langkah strategis yang ditargetkan berlaku penuh pada 15 Juni 2026 tersebut, untuk memperkuat tata kelola pelabuhan yang lebih tertib, aman, modern, dan mendukung kelancaran logistik nasional.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, penerapan sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan operasional. Melainkan bagian dari transformasi layanan perusahaan yang berorientasi pada keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengguna jasa. 

Kebijakan sterilisasi kawasan pelabuhan dilaksanakan dengan mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. 

Lalu, Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 72 Tahun 2004, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 8 Tahun 2023, Peraturan Pemerintah Nomor 91 Tahun 2021 tentang Zonasi dan Sterilisasi Pelabuhan Penyeberangan, hingga Keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor 62 Tahun 2022 tentang Zonasi Kawasan Pelabuhan Penyeberangan. 

Baca juga : Kerbau Albino Mirip Trump Batal Disembelih

Artinya, penerapan kebijakan ini merupakan komitmen perseroan dalam menghadirkan tata kelola pelabuhan yang lebih tertib, aman dan modern. Sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional. 

“Melalui program sterilisasi ini, aktivitas di kawasan pelabuhan akan semakin teratur, akses lebih terkontrol dan seluruh pihak yang beroperasi dapat menjalankan tugas dengan mengedepankan aspek keselamatan, serta keamanan secara optimal,” ujar Heru dalam keterangannya, Senin (1/6/2026). 

Heru memastikan, sterilisasi kawasan pelabuhan dilakukan melalui sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan sistem pengawasan dan pengendalian di seluruh area operasional, penertiban aktivitas sesuai fungsi dan kewenangan. 

Serta penerapan kewajiban penggunaan identitas dan Alat Pelindung Diri (APD), pengaturan akses keluar-masuk kendaraan maupun personel melalui sistem stiker dan platform digital, hingga penguatan koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan. Hal ini guna memastikan kelancaran operasional pelabuhan secara berkelanjutan. 

Baca juga : Kasus Kuota Haji, KPK Segera Tahan 2 TSK

Saat ini di Pelabuhan Merak, implementasi sterilisasi diperkuat melalui penerapan One Gate System yang telah memasuki tahap uji coba sejak 25 Mei 2026. 

Melalui skema tersebut, kata Heru, seluruh kendaraan pengguna layanan Express maupun Reguler diarahkan memasuki kawasan pelabuhan, melalui satu akses utama di gerbang Eksekutif. 

“Kebijakan itu diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan arus kendaraan dan pergerakan pengguna jasa di area pelabuhan,” ucapnya. 

Sementara, di Pelabuhan Bakauheni akan mengedepankan pendekatan berbasis teknologi melalui pengembangan sistem Face Recognition, Radio Frequency Identification (RFID), Closed-Circuit Television (CCTV) monitoring kendaraan, serta digitalisasi pengawasan yang terintegrasi untuk memperkuat sistem keamanan dan pengendalian operasional pelabuhan. 

Baca juga : Warga & DPRD Dukung Program Pilah Sampah

Di kesempatan yang sama, Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan, sebagai bagian dari implementasi sterilisasi kawasan pelabuhan, perusahaan juga mulai menerapkan penggunaan shuttle bus listrik dan kendaraan listrik roda dua untuk mendukung mobilitas operasional di dalam area pelabuhan. 

Adsense

Menurut Windy, melalui skema ini, seluruh pengguna yang telah terdaftar diwajibkan memarkirkan kendaraan berbahan bakar minyak di area yang telah disediakan. Dan melanjutkan aktivitas operasional menggunakan kendaraan listrik di dalam kawasan pelabuhan. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense