BREAKING NEWS
 

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Pemerintah Tingkatkan KEK Berbasis SDM Global

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Rabu, 8 Juli 2026 06:30 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara KEK Singhasari dan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore di Jakarta, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Kemenko Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memperkuat ekosistem investasi yang berbasis pada inovasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) global. Hal ini dilakukan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperluas kolaborasi antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dunia usaha, dan institusi pendidikan internasional.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso saat menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara KEK Singhasari dan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Susiwijono menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang saat ini bertumpu di kisaran 5 persen tidak lagi cukup. Indonesia membutuhkan lompatan besar yang didorong oleh investasi, produktivitas, inovasi, serta kualitas SDM yang kompetitif di tingkat global.

Baca juga : China-Jepang Kembali Panas

“Arah pembangunan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta transformasi digital sebagai prioritas pembangunan nasional,” ujar Susiwijono dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2025).

Hingga triwulan I-2026, realisasi investasi kumulatif di 25 KEK di Indonesia telah mencapai Rp 353,3 triliun dengan menyerap 266.688 tenaga kerja dari 471 pelaku usaha.

Adsense

KEK Singhasari, yang berfokus pada ekonomi digital dan teknologi, kini memperluas jaringannya dengan menggandeng IIM Bangalore setelah sebelumnya bekerja sama dengan King’s College London.

Kolaborasi ini melengkapi inisiatif Indonesia-India yang sudah berjalan di KEK Singhasari, seperti Cyber Defense Academy dan Koridor Teknologi Kreatif Mumbai-Malang.

Baca juga : Kali Grogol Bersih Dan Kinclong, Bangunan Liar Jangan Dikasih Tempat Lagi

Menurutnya, hubungan bilateral kedua negara di sektor ekonomi juga terus menguat. Nilai perdagangan bilateral pada 2025 mencapai 23,2 miliar dolar AS (sekitar Rp 415,28 triliun). Sedangkan pada periode Januari-April 2026 telah mencatatkan angka 7,9 miliar dolar AS (Rp 141,41 triliun).

Pemerintah meyakini, kemitraan lintas negara ini akan mentransformasi KEK dari sekadar kawasan industri menjadi pusat integrasi riset dan pengembangan talenta.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi penguatan mutu pendidikan tinggi, serta penciptaan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.

“Ini akan menandai tonggak penting dalam pengembangan SDM Indonesia, memperkuat ekosistem pendidikan tinggi kita, memperdalam kolaborasi akademisi dan industri, serta memastikan manfaat dari pengembangan KEK dapat diwujudkan dalam bentuk SDM yang lebih unggul,” pungkasnya. NOV

Baca juga : Raja Eropa Tantang Dunia

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 8 Juli 2026 dengan judul "Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Pemerintah Tingkatkan KEK Berbasis SDM Global"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense