BREAKING NEWS
 

BSI & BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pembiayaan Kepemilikan Rumah Lewat MLT Syariah

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 10 Juli 2026 14:34 WIB
Dirut BSI Anggoro Eko Cahyo (kiri) dan Dirut BOJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat saat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (10/7/2026). (Foto: Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mendukung program kepemilikan rumah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yakni, MLT (Manfaat Layanan Tambahan) melalui skema pembiayaan syariah.

Program ini bertujuan untuk membantu pekerja memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih mudah, dan dengan harga yang terjangkau.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, kemitraan ini menjadi pertemuan antara kebutuhan pekerja dan semangat kedua perusahaan untuk memberikan manfaat maksimal.

Anggoro menilai, hunian adalah kebutuhan dasar yang mendukung kestabilan keluarga, serta semakin banyak generasi muda yang menginginkan pembiayaan berlandaskan prinsip syariah.

“Kami melihat ada kebutuhan yang sama. Yaitu, ingin membantu pekerja memiliki rumah, dan banyak di antara mereka menginginkan skema syariah. Ini menjadi kolaborasi yang sangat tepat. Kerja sama ini juga secara khusus berfokus pada fasilitas MLT,” katanya dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Lebih dari sekadar pembiayaan rumah, Anggoro menambahkan bahwa layanan ini akan dilengkapi dengan solusi keuangan lain agar manfaatnya semakin menyeluruh.

Para peserta BPJS Ketenagakerjaan nantinya juga dapat mengakses produk seperti tabungan haji, investasi jangka panjang, hingga tabungan emas yang telah tersedia di ekosistem BSI.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp102 Juta kepada Ahli Waris Driver Maxim

“Tujuannya agar kesejahteraan pekerja tidak hanya terwujud saat memiliki rumah. Tetapi juga terjaga untuk masa depan. Dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang dimiliki dapat menjadi salah satu dukungan dalam perencanaan keuangan mereka,” ujarnya.

Anggoro membeberkan sejumlah keunggulan yang ditawarkan dalam skema MLT berbasis syariah. Salah satu daya tarik utamanya adalah besaran angsuran yang tetap hingga akhir masa pembayaran, tanpa kenaikan yang mendadak meskipun suku bunga acuan berubah.

Selain itu, sistem ini tidak mengenakan denda keterlambatan sebagai sumber pendapatan bank, jika ada kewajiban yang tertunda, penanganannya bersifat administratif semata.

Berdasarkan data internal BSI, sekitar 90 persen nasabah memilih layanan BSI bukan semata karena faktor agama, melainkan karena kemudahan dan kepastiannya.

“Banyak yang merasa lebih nyaman dengan angsuran tetap, meski di awal terasa berat, dibandingkan angsuran ringan di awal tapi melonjak tajam di pertengahan masa pinjaman,” katanya.

Menurut Anggoro, terdapat kemudahan lain, seperti fleksibilitas dalam besaran uang muka dan persyaratan yang disesuaikan dengan kemampuan calon peserta.

Adsense

“Nilainya nanti masih relevan mengingat tren pasar menunjukkan permintaan yang tinggi pada segmen properti di bawah Rp 1 miliar,” katanya. 

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Satunan JKM Kepada Ahli Waris Ketua RT Kalideres

Anggoro menekankan, dalam memastikan program berjalan efektif, kedua pihak telah menyepakati mekanisme kerja terpadu. Koordinasi langsung dilakukan antara kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan dan BSI, khususnya di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, guna menyusun daftar sasaran, kemudahan layanan, serta kecepatan proses persetujuan.

Anggoro juga memastikan, penandatanganan PKS ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata agar manfaatnya bisa langsung dirasakan.

“Kami siap memberikan solusi syariah yang mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan para pekerja,” ujarnya.

Terkait skala penyaluran, dia menjelaskan bahwa total portofolio pembiayaan konsumen yang dikelola BSI saat ini mencapai sekitar Rp 56 triliun, sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis perseroan secara keseluruhan.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menambahkan, kolaborasi dengan BSI juga akan diperluas ke program pemberdayaan ekonomi, serta persiapan masa pensiun guna mewujudkan jaring pengaman sosial yang lebih komprehensif.

“Kami ingin mengembangkan nilai lebih dari sekadar perlindungan. Melalui kemitraan ini, kami menyediakan alternatif pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau, disesuaikan dengan prinsip syariah untuk menjawab kebutuhan dan tren masyarakat saat ini,” ujarnya.

Selain pembiayaan kepemilikan rumah melalui MLT, kerja sama ini juga mencakup program pemberdayaan ekonomi bagi penerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), termasuk ahli waris.

Baca juga : 3 Terdakwa Kasus Klaim Fiktif BPJS Ketenagakerjaan Rugikan Negara Rp 24,5 M

“Kolaborasi ini nantinya akan diintegrasikan agar manfaatnya dirasakan tidak hanya untuk pembiayaan rumah. Tetapi juga untuk kemandirian ekonomi jangka panjang,” katanya.

Sementara terkait target penyaluran, Saiful mengatakan, pencapaian secara bertahap dan terukur. Target lebih rinci akan disusun oleh kantor wilayah untuk menjangkau para pemberi kerja dan pekerja secara langsung di lokasi masing-masing.

“Kami tidak ingin menetapkan target yang terlalu tinggi tanpa dasar yang jelas. Yang paling penting adalah eksekusi yang tepat sasaran, sehingga program ini benar-benar dapat membantu pekerja dan keluarganya, serta mendukung amanah undang-undang untuk mewujudkan kesejahteraan,” pungkasnya.

Hingga Mei 2026, portofolio pembiayaan BSI Griya telah menembus Rp 60,80 triliun dan terus menunjukkan tren pertumbuhan positif yang konsisten.

Secara keseluruhan, fundamental keuangan BSI hingga Mei 2026 berada dalam kondisi yang prima.

Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 3,39 triliun, tumbuh signifikan 16,73 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Akselerasi ini ditopang oleh penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp 335 triliun atau melonjak 14,60 persen yoy, dengan segmen konsumer sebagai motor penggerak utama.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense