BREAKING NEWS
 

Presiden Copot Purbaya dari Menkeu

Suahasil Ditugasi Kelola APBN Lebih Sehat & Kredibel

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 15 September 2026 08:59 WIB
Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Prabowo memberi tugas Suahasil untuk mengelola APBN lebih sehat dan kredibel.

Pelantikan dihadiri antara lain Wapres Gibran Rakabuming Raka, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Kumham dan Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, CEO Danantara Rosan Roeslani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BIN Herindra, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

Pengangkatan Suahasil sebagai Menkeu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Masa Jabatan Periode 2024-2029. Pelantikan berlangsung dengan khidmat pada pukul 15.30 WIB.

Usai pelantikan, Suahasil mengungkap tugas dari Presiden Prabowo untuk dirinya. Prabowo memintanya mengelola APBN dengan sehat dan kredibel, mengingat keuangan negara adalah instrumen penting dalam menjalankan program-program prioritas Pemerintah.

Dalam menjalankan tugas tersebut, Suahasil akan melanjutkan pengelolaan keuangan negara yang selama ini dijalankan Kementerian Keuangan, dengan menjadikan APBN sebagai motor pertumbuhan sekaligus stabilisator ekonomi domestik. Selain itu, ia berkomitmen untuk mengomunikasikan APBN kepada masyarakat secara transparan guna meningkatkan kepercayaan publik.

Suahasil juga berkomitmen menjaga defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Berdasarkan data Kementerian Keuangan per akhir Juni 2026, realisasi defisit APBN mencapai Rp 196,5 triliun atau 0,76 persen terhadap PDB.

"Saya juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan melalui APBN mendukung program prioritas Pemerintah," tambahnya.

Suahasil melanjutkan, efisiensi belanja juga menjadi salah satu aspek yang terus diperhatikan Pemerintah. Menurutnya, efisiensi bukan semata-mata berarti mengurangi belanja negara. Lebih dari itu, efisiensi diarahkan untuk memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan menghasilkan output yang optimal dan sesuai dengan perencanaan.

Baca juga : Prabowo Tak Mau Didikte oleh Negara Mana Pun

“Semoga saya bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden," pungkasnya.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan ucapan selamat kepada Suahasil. Gibran memandang, Suahasil merupakan sosok berpengalaman dan kompeten.

“Saya percaya Bapak Suahasil merupakan figur yang tepat untuk mengelola APBN agar lebih sehat dan kredibel, melakukan perbaikan tata kelola keuangan negara, memperkuat fiskal pusat dan daerah, serta memperkuat sistem keuangan dalam mencegah korupsi dan inefisiensi penggunaan keuangan negara,” ujar Gibran, dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026).

Ia lalu mengajak semua pihak untuk mendukung kebijakan dan program-program Prabowo. “Mari kita terus mendukung langkah Bapak Presiden dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kepercayaan publik, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta mengelola keuangan negara yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” tandasnya.

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menerangkan, Suahasil memiliki rekam jejak dan pemahaman yang baik mengenai perekonomian. "Saya yakin Pak Suahasil akan memberikan dampak yang sangat positif karena beliau juga mempunyai track record, pemahaman yang sangat baik," ucap Rosan. 

Menteri Investasi dan Hilirisasi itu telah mengenal Suahasil dalam waktu yang cukup lama. Karena itu, dia optimistis rotasi Bendahara Negara dapat membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia. "Terutama di bidang investasi," harap ia. 

Adsense

Rosan juga memastikan, pergantian Menkeu dari Purbaya ke Suahasil tidak akan mengganggu program-program yang tengah berjalan. Terlebih, proses pengalihan pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC) yang sebelumnya dipegang Purbaya. 

Rosan akan segera berkoordinasi dengan Suahasil untuk memastikan seluruh program yang masih berjalan tetap dilanjutkan. "Tadi sempat bicara dengan Pak Suahasil, semua program-program yang masih berjalan atau outstanding kita akan segera duduk bareng," pungkas Rosan.

Tantangan Suahasil

Baca juga : Setelah Beras, Bawang Juga Ekspor: Sektor Pangan Membanggakan

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menuturkan, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi Suahasil agar ekonomi Indonesia tetap sehat. Pertama, menentukan arah kebijakan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp 200 triliun di bank BUMN.

Menurut Fakhrul, SAL telah memperluas instrumen Pemerintah untuk mendorong transmisi ekonomi. Namun, keberlanjutan kebijakan SAL membutuhkan aturan yang lebih jelas.

“Saya tidak melihat perlunya SAL ditarik secara mendadak. Itu justru dapat menghasilkan liquidity shock. Tetapi, mempertahankannya tanpa framework yang lebih jelas juga mempertahankan ketidakpastian,” ucap Fakhrul. 

Kedua, koordinasi antara pengelolaan kas Pemerintah, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), dan kebijakan likuiditas Bank Indonesia. Menurutnya, koordinasi penting agar kebijakan ketiga instrumen ini tidak terpisah. Apabila terpisah, belum tentu menghasilkan bauran kebijakan yang optimal. 

“Kebijakan yang secara individual benar belum tentu menghasilkan policy mix yang optimal apabila timing dan sequencing-nya tidak terkoordinasi,” terangnya.

Karena itu, lanjutnya, tugas utama Suahasil bukan sekadar menentukan apakah kebijakan fiskal lebih ekspansif atau konservatif. Suahasil perlu membangun aturan, sequencing, dan koordinasi yang memungkinkan kebijakan fiskal tetap mendukung pertumbuhan tanpa mengorbankan kredibilitas.

Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai, arahan Prabowo kepada Suahasil untuk menjaga stabilitas ekonomi memang terdengar sederhana. Namun, hal itu justru menjadi tantangan utama yang harus dihadapi Suahasil.

“Mendorong pertumbuhan berarti belanja harus terserap dan masuk ke permintaan dan sektor produktif. Sementara menjaga stabilitas berarti defisit tetap terkendali, harga-harga yang diatur Pemerintah tidak melonjak, dan pasar SBN tetap percaya pada pembiayaan Pemerintah. Dua fungsi ini sering kali saling tarik-menarik,” papar Yusuf. 

Baca juga : Musibah Di Laut Kembali Terjadi

Yusuf menerangkan, tantangan pertama yang dihadapi Suahasil adalah ruang fiskal yang semakin terbatas. Outlook defisit APBN 2026 berada di sekitar 2,85 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah juga masih harus menyediakan anggaran untuk menghadapi perubahan harga energi. Kemudian juga menjalankan program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan jaring pengaman sosial.

Karena itu, Yusuf menilai, efisiensi anggaran bukan sebatas memangkas belanja. Efisiensi harus diarahkan untuk mempertajam kualitas belanja pemerintah.

“Kalau yang dipotong justru belanja produktif, pertumbuhan bisa ikut tertahan. Sebaliknya, kalau kebocoran subsidi dan bantuan tidak dibenahi, kredibilitas fiskal juga bisa tertekan,” katanya.

Tantangan berikutnya, lanjut Yusuf, adalah menciptakan prediktabilitas kebijakan. Pergantian Menteri Keuangan dalam beberapa tahun terakhir membuat pasar membutuhkan kepastian arah kebijakan fiskal tidak berubah terlalu cepat.

“Yang perlu dilihat sekarang adalah konsistensi kebijakan, terutama dalam pembiayaan, komunikasi dengan lembaga investasi negara dan pemerintah daerah, serta pelaksanaan belanja di tengah agenda efisiensi,” jelasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense