BREAKING NEWS
 

BPDP Perkenalkan Produk UMKM Perkebunan Di INACRAFT 2026

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 13 Oktober 2026 13:37 WIB
BPDP memperkenalkan produk kreatif berbasis kelapa sawit, kelapa, dan kakao dari UMKM mitra dalam pameran INACRAFT October 2026 di Jakarta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berpartisipasi dalam pameran INACRAFT October Vol. 5 2026 untuk memperkenalkan produk turunan komoditas perkebunan Indonesia sekaligus memperluas akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pameran yang berlangsung pada 7–11 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, ini menjadi ajang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk, membangun jejaring bisnis, dan membuka peluang kerja sama dengan pasar domestik maupun internasional.

INACRAFT tahun ini mengusung tema Techno Craft, yang memadukan warisan budaya, inovasi, dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan industri kerajinan.

Baca juga : BPDP Terima 5.000 Penerima Beasiswa, Siapkan Generasi Masa Depan Perkebunan

Melalui ajang tersebut, BPDP memperkenalkan berbagai produk kreatif berbasis komoditas perkebunan, terutama kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Produk-produk itu berasal dari empat UMKM mitra BPDP, yakni Cambiacraft Indonesia, Smart Batik, Mandiri Handcraft, dan Good Craft.

Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kain batik, topi lidi, sandal berbahan lidi sawit, tas dari lidi kelapa, dan payung batik. Ada pula produk kerajinan berupa lampu hias serta aneka peralatan dapur dan makan.

Adsense

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah mengatakan, keikutsertaan BPDP dalam INACRAFT merupakan bagian dari upaya memperluas promosi produk berbasis komoditas perkebunan.

Baca juga : 38 UMKM Binaan Pertamina Bidik Pasar Lebih Luas di INACRAFT October 2026

“Kehadiran mitra UMKM binaan BPDP dalam kegiatan ini bertujuan untuk dapat meningkatkan eksposur produk berbasis komoditas perkebunan, terutama kelapa sawit, kelapa, dan kakao,” ujar Helmi.

Menurutnya, BPDP terus memfasilitasi pengembangan UMKM perkebunan melalui promosi, peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, dan perluasan akses pemasaran. Saat ini, UMKM perkebunan mitra BPDP tersebar di 20 provinsi di Indonesia.

Helmi berharap, partisipasi dalam INACRAFT dapat mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas, kreativitas, dan inovasi produk. Dengan demikian, komoditas perkebunan tidak hanya dipasarkan sebagai bahan baku, tetapi juga diolah menjadi produk hilir yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Baca juga : BPDP Hadir di Jatim Fest 2026, Dekatkan Edukasi Perkebunan Kepada Masyarakat

“Kami berharap keikutsertaan ini dapat membuka peluang kolaborasi, memperluas jejaring usaha, serta mendorong pertumbuhan UMKM perkebunan yang berkelanjutan,” katanya.

Selain memamerkan produk secara langsung, booth BPDP juga menghadirkan kegiatan edukatif melalui permainan interaktif bagi pengunjung. BPDP turut memperkenalkan produk-produk UMKM berbasis komoditas perkebunan melalui media sosial untuk memperluas jangkauan promosi secara daring.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense