Dark/Light Mode

BPDP Hadirkan UMKM Di Kriyanusa 2026, Dorong Produk Perkebunan Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 18:15 WIB
BPDP menghadirkan UMKM binaan Nora Indonesia dan Good Craft di Kriyanusa 2026, JICC, Jakarta. Dok. BPDP
BPDP menghadirkan UMKM binaan Nora Indonesia dan Good Craft di Kriyanusa 2026, JICC, Jakarta. Dok. BPDP

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menghadirkan dua UMKM binaan dalam Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM memperkenalkan produk berbasis komoditas perkebunan sekaligus memperluas akses pasar.

Dua UMKM yang dibawa BPDP yakni Nora Indonesia dan Good Craft. Keduanya tampil dalam Kriyanusa 2026 yang berlangsung pada 26-30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat.

Kehadiran BPDP dalam pameran tersebut sekaligus memperkenalkan potensi komoditas perkebunan yang dapat diolah menjadi berbagai produk hilir bernilai tambah. Komoditas perkebunan tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku, tetapi juga dapat dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi menjadi produk bernilai ekonomi.

Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Pameran ini menghadirkan 410 stan dengan melibatkan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), kementerian dan lembaga, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga : PPKS-BPDP Kenalkan Sawit dari Riset hingga Produk kepada Pelajar SMP

Ketua Panitia Kriyanusa 2026 Ayu Heni Rosan mengatakan, pameran tahun ini membawa semangat untuk menempatkan kriya tidak hanya sebagai karya bernilai estetika, tetapi juga sebagai kekayaan budaya, identitas daerah dan kekuatan ekonomi Indonesia.

“Kita ingin agar tradisi tetap hidup, tetapi pada saat yang sama terus berkembang melalui kreativitas, inovasi, teknologi, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar,” ujar Ayu dalam pembukaan Kriyanusa 2026 di JICC, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).

Di tengah keberagaman produk yang ditampilkan, Nora Indonesia dan Good Craft memperlihatkan bagaimana bahan dan komoditas perkebunan dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah mengatakan, partisipasi BPDP merupakan bagian dari komitmen mengembangkan komoditas perkebunan yang berkelanjutan, inovatif dan berdaya saing.

Baca juga : BPDP Luncurkan Plantationpreneurs Festival 2026, Buka Peluang Bisnis Mahasiswa

“Partisipasi BPDP dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan produk berbasis komoditas perkebunan dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kreativitas dan inovasi. Produk yang dihasilkan tidak hanya mengedepankan fungsi, tetapi juga memiliki nilai estetika dan peluang untuk dikembangkan menjadi produk yang memiliki daya saing,” kata Helmi.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah karya Good Craft yang memanfaatkan limbah kelapa sebagai bahan baku kerajinan. Material yang sebelumnya kurang dimanfaatkan tersebut diolah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna sekaligus nilai jual.

Pengunjung Kriyanusa 2026, Dwi Mulyani (45), menilai kehadiran BPDP bersama UMKM binaannya memberikan gambaran mengenai potensi produk lokal yang masih dapat dikembangkan.

“Saya merasa BPDP mampu membawa UMKM Indonesia naik kelas di Kriyanusa. Salah satunya terlihat dari Good Craft yang mampu mengolah limbah kelapa menjadi produk kerajinan yang menarik dan memiliki nilai jual,” ujar Dwi.

Baca juga : Pemkot Salatiga-BPDP Dorong UKMK Naik Kelas Lewat Hilirisasi Perkebunan

Menurutnya, pengolahan limbah kelapa menjadi produk kreatif menunjukkan bahwa bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat memiliki nilai ekonomi.

“Kehadiran BPDP juga membuat kami sebagai pengunjung bisa melihat bahwa komoditas perkebunan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk yang inovatif,” katanya.

Melalui Kriyanusa 2026, BPDP terus memperkenalkan potensi komoditas perkebunan agar dapat dikembangkan menjadi produk hilir dengan nilai tambah dan daya saing. Kehadiran UMKM binaan juga diharapkan membuka peluang promosi, pasar dan jejaring usaha yang lebih luas.

Kegiatan promosi BPDP bersama UMKM binaan berlangsung di Hall A JICC, Jakarta, selama penyelenggaraan Kriyanusa 2026 pada 26-30 September 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.