Dark/Light Mode

BPDP Hadir di Jatim Fest 2026, Dekatkan Edukasi Perkebunan Kepada Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 17:36 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengunjungi booth BPDP di Jatim Fest 2026, Grand City Surabaya, untuk melihat edukasi sektor perkebunan.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengunjungi booth BPDP di Jatim Fest 2026, Grand City Surabaya, untuk melihat edukasi sektor perkebunan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menghadirkan edukasi sektor perkebunan melalui Jatim Fest 2026 di Exhibition Hall, Grand City Surabaya, 30 September–4 Oktober 2026.

Kehadiran BPDP dalam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat peran dan kontribusi sektor perkebunan nasional, khususnya komoditas kelapa sawit, kelapa, dan kakao.

BPDP mengusung pendekatan edukatif dan interaktif untuk memperkuat komunikasi publik sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sektor perkebunan.

Analis Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP Mujiono Hardiansyah mengatakan, kehadiran BPDP di Jatim Fest menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai perkebunan dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat.

Baca juga : BPDP Buka Call for Proposal Program Pangan dan Hilirisasi 2026

“Kami ingin edukasi mengenai perkebunan tidak berhenti pada informasi, tetapi menjadi pengalaman yang menarik dan mudah dipahami. Melalui interaksi langsung di Jatim Fest 2026, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kontribusi sektor perkebunan bagi perekonomian Indonesia,” kata Mujiono.

Booth BPDP menghadirkan berbagai media edukasi interaktif yang memungkinkan pengunjung memperoleh informasi sekaligus berinteraksi secara langsung. Pendekatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar atau experiential learning kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BPDP juga menggandeng tiga UMKM mitra, yakni Jayanti Batik Malang, Rumah Tamadun dari Rokan Hilir, dan Moodco Cokelat Malang.

Jayanti Batik Malang mengajak pengunjung mendapatkan pengalaman membatik secara tradisional. Sementara Rumah Tamadun memberikan pengalaman membuat lilin, sedangkan Moodco Cokelat Malang mengajak pengunjung mencoba meracik minuman cokelat hangat.

Baca juga : BPDP Hadirkan UMKM Di Kriyanusa 2026, Dorong Produk Perkebunan Naik Kelas

Kegiatan interaktif tersebut menggunakan bahan baku yang berasal dari produk turunan kelapa sawit dan kakao. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dapat melihat secara langsung pemanfaatan produk perkebunan dalam berbagai aktivitas dan produk sehari-hari.

Kolaborasi dengan UMKM tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BPDP memperkenalkan potensi produk turunan perkebunan serta mendukung pemberdayaan pelaku usaha.

Pendekatan experiential learning yang diterapkan BPDP diharapkan dapat memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat. Pengunjung juga memiliki kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung mengenai sektor perkebunan.

Kehadiran BPDP turut memperkuat fungsi Jatim Fest 2026 sebagai ruang interaksi antara masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Baca juga : PPKS-BPDP Kenalkan Sawit dari Riset hingga Produk kepada Pelajar SMP

Melalui ruang publik seperti Jatim Fest, BPDP dapat menyampaikan informasi mengenai sektor perkebunan secara langsung sekaligus membuka ruang dialog dengan masyarakat.

BPDP berharap partisipasi dalam Jatim Fest 2026 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran strategis sektor perkebunan dan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.