Sebelumnya
Dr Firdy Permana, Public Health Manager dari International SOS selaku mitra perusahaan dalam penanganan kesehatan karyawan Freeport Indonesia mengatakan, siap menghadapi berbagai kemungkinan di area kerja.
Menurutnya, dari pelacakan (tracking) dan pengawasan (surveillance) melalui rapid test dan PCR test yang telah dilakukan, bisa cepat mengindentifikasi kasus.
Baca juga : Putri Wapres Tetap Temui Warga Tangsel, Kandidat Lainnya Tiarap
“Ini memberikan optimisme untuk memutus mata rantai penyebaran Covid,” ujar Firdy.
Freeport juga telah menambah pasokan alat-alat medis seperti alat perlindungan diri dan ventilator, serta menyiapkan ruang-ruang karantina dan isolasi di rumah sakit, klinik, maupun sejumlah barak karyawan yang direlokasi menjadi area monitoring.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Mimika, Reynold Ubra menyatakan, Freeport sangat kooperatif dan siap dalam penanganan Covid-19.
“Freeport telah melakukan berbagai upaya preventif, dan memiliki sistem serta prosedur yang baik dalam penanganan pandemi di lingkungan perusahaan,” tambah Reynold.
Baca juga : ASPPHAMI Semprot Disinfektan Di Banyak Rumah Ibadah
Dengan semua upaya tersebut, diharapkan seluruh karyawan di lingkungan Freeport Indonesia terlindungi dari infeksi Corona. “Mari bersama melakukan apa yang kita bisa kerjakan, untuk melandaikan kurva Covid-19,” tutup Riza. [NAN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.