BREAKING NEWS
 

Gubernur BI Ajak Milenial Adaptasi Digitalisasi Keuangan

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FAZRY
Rabu, 5 Agustus 2020 15:54 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto : Dok BI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak kalangan civitas akademika melakukan adaptasi digitalisasi keuangan.

Pandemi Covid-19 yang tengah berlangsung berdampak terhadap kehidupan masyarakat, di antaranya digitalisasi yang terjadi secara cepat termasuk di bidang ekonomi dan keuangan, sehingga diperlukan adaptasi terhadap digitalisasi yang terjadi.

Menjawab perkembangan tersebut, BI meluncurkan lima visi sistem pembayaran Indonesia (SPI) 2025 guna mendukung percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan digital.

Implementasi digitalisasi ekonomi dan keuangan digital telah masuk hampir ke seluruh sendi kehidupan masyarakat Indonesia.

Baca juga : Pamor Risma Turun

"Salah satu inovasi yang dilakukan oleh BI adalah melalui Quick Response Indonesian Standard (QRIS)," ucap Perry dalam kegiatan BI Mengajar yang diselenggarakan di Universitas Darusallam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur secara virtual, Rabu (5/8).

QRIS dapat digunakan untuk mendorong digitalisasi UMKM, digitalisasi ekonomi keuangan syariah, dan digitalisasi ekonomi sosial syariah seperti dalam bentuk penyaluran zakat, wakaf dan infaq/shadaqah.

Adsense

Hal ini memudahkan masyarakat untuk tetap dapat bertransaksi maupun berdonasi secara aman, cepat, dan efisien terutama di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan BI Mengajar 2020 yang mengangkat tema Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dalam Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan untuk Indonesia Maju berlangsung mulai 1-15 Agustus 2020, dan diselenggarakan sebagai wujud dukungan nyata BI, dalam peningkatan literasi ekonomi dan kebanksentralan.

Baca juga : Bamsoet Dorong Pelaku Usaha di Bali Digitalisasi Produk Dagangan

Hal ini sekaligus menjadi bagian rangkaian kegiatan Peringatan HUT RI ke-75 dan HUT BI ke-67 yang bertema Sinergi membangun BI Digital dan Indonesia Maju, serta BI Mengajar diselenggarakan di 67 Perguruan Tinggi di kantor wilayah BI seluruh Indonesia maupun di luar negeri, dan melibatkan narasumber seluruh Anggota Dewan Gubernur serta jajaran pimpinan BI.

Saat bersamaan, Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi melalui kegiatan BI Mengajar, juga turut membagikan ilmu seputar kebanksentralan, ekonomi dan keuangan digital kepada civitas akademika di Universitas Pattimura, Ambon, Maluku.

BI Mengajar dilaksanakan di 67 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah kerja BI, baik di Kantor Pusat maupun di Kantor Perwakilan Dalam dan Luar Negeri, dan menghadirkan Dewan Gubernur serta jajaran pimpinan BI sebagai narasumber.

Adapun yang menjadi target pembelajaran kegiatan BI Mengajar adalah civitas akademika perguruan tinggi bukan hanya di perguruan tinggi.

Baca juga : Kepala Perpusnas: Generasi Milenial Perlu Pahami Literasi Digital

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan literasi masyarakat terkait peran dan tugas BI, khususnya dalam menghadapi era digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya di tengah pandemi Covid-19. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense