Sebelumnya
Sempat Tertipu
Saat ditemui Rakyat Merdeka, Owner Snazzy Boom Ryan bercerita bagaimana produk jajanan arum manis, atau biasa disebut rambut nenek ini, bisa diterima di kaum milenial. Ryan bilang, hidup menjadi milenial di zaman sekarang memang serba salah.
“Mau mulai bisnis dicurigai orang tua, dikira hanya main-main dan tak serius. Mau kerja jadi karyawan, tidak mudah juga untuk dapat kerja di tempat impian. Disamping peminatnya terlalu banyak, juga karena lapangan kerjanya yang sempit,” tuturnya.
Baca juga : Kerek Kualitas Produk, Koperasi Batur Jaya Berguru Ke Toyota
Namun, Ryan tetap memilih berbisnis demi membuktikan diri kepada orang-orang sekelilingnya, bahwa ia mampu untuk sukses dan menjalankan bisnis. Di 2016, Ryan cukup senang, karena usaha pakaiannya sempat laku dan pernah digaet oleh store besar seperti Matahari. Namun, ia malah kena tipu ratusan juta, yang akhirnya membuat usahanya bangkrut.
“Sisa modal Rp 1,5 juta akhirnya saya mikir, gimana caranya uang ini bisa jadi modal dan menghasilkan untung 10 kali lipat, bahkan lebih. Akhirnya dapat ide dari makanan tradisional arum manis yang saat ini sudah jarang banget kita temui. Dari situ saya mulai cari orang dari Lamongan, Jawa Timur, yang bisa bikin dan saya ajak join,” ceritanya.
Baca juga : Pemerintah Indonesia Dapat Ganti Rugi Perkara Rp 140 Miliar
Dua bulan dagang arum manis hanya terjual lima bungkus. Hal itu cukup membuat Ryan stres. Akhirnya, ia merenung selama seminggu untuk evaluasi. Kemudian, ia mengubah konsep dan kemasan arum manisnya.
“Karena keterbatasan modal, saya pun ganti kemasan dengan kaleng. Itu pun ngutang ke suplier. Untung suplier-nya percaya saya. Nggak lama setelah saya ubah, dalam dua minggu seribu pieces arum manis terjual, saya pun balik modal,” tuturnya.
Baca juga : Kemenhub Ambil Jalan Tengah
Kini, sekitar 2 ribu menjadi reseller tergabung di Snazzy Boom menjual arum manis. Penjualan dilakukan melalui offline dan online. Ryan pun berhasil menjual hingga 16 ribu kaleng, dengan omzet Rp 100 juta per bulan. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.