Sebelumnya
Semua ini dilakukan untuk memberi kemudahan kepada para pelaku UMKM. “Sekarang kita selain memanfaatkan channel-channel yang ada seperti jaringan kantor dan agen banking, Bank Mandiri juga menggandeng fintech, e-commerce, dan komunitas,” imbuhnya.
Sebagai contoh, secara spesifik, jelas Josephus, Bank Mandiri membangun sistem pengembangan warung yang berbasis customer centric.
Baca juga : Gandeng Grab, Bank Mandiri Sediakan Akses Keuangan UMKM
Melalui sistem ini, pihak bank bisa mengetahui kebutuhan pelaku UMKM jenis usaha warung dan bisnis prosesnya. “Dari situ kita kembangkan analitiknya. Sehingga ketika mereka butuh pembiayaan kita langsung bisa kasih. Karena polanya kita sudah bisa lihat,” ucapnya.
Bukan cuma itu, Bank Mandiri juga mengembangkan platform Mandiri Pintar atau Mandiri Pinjaman Tanpa Ribet, yang diinisiasi tahun lalu. Mandiri Pintar ini adalah tools untuk memproses pengajuan kredit mikro produktif melalui smartphone yang digunakan oleh tenaga pemasaran bank berlogo pita emas ini.
Baca juga : Telkom Berikan Kemudahan Layanan JKN Dan KIS Untuk Rakyat
“Dengan tools ini, kita bisa proses pengajuan kredit mikro lebih cepat, kalau nasabah setuju bisa langsung selesai di tempat. Nasabah tak perlu datang ke cabang kita,” pungkasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.