Sebelumnya
Kinerja ekspor pada Maret 2021, dilaporkan mencapai 18,35 miliar dolar AS. Tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, hampir melampaui posisi tertinggi sejak Agustus 2011 yang saat itu mencapai 18,64 miliar dolar AS.
“Sektor pertanian telah memberikan kontribusi positif sebesar 2,15 persen di bulan Maret. Ekspor pertanian secara kumulatif pada Januari – Maret 2021, berjumlah 1,05 miliar dolar AS. Mengalami kenaikan sebesar 14,29 persen terhadap periode yang sama pada tahun 2020,” lanjut Airlangga.
Di sisi ekspor, nilai ekspor florikultura pada tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan.
Baca juga : Percepat Vaksinasi, Menko Airlangga Terima Audiensi Dari ICRC
Pada tahun 2018, nilai ekspor mencapai 12,07 juta dolar AS. Tahun 2019, tercatat 13,53 juta dolar AS (naik 12,1 persen). Kemudian pada tahun 2020, naik cukup signifikan menjadi 19,98 juta dolar AS.
"Arahan yang disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi pada acara Jakarta Food Security Summit (JFSS), untuk mengembangkan inisiasi Closed Loop harus terus dilakukan. Terutama, dalam rangka pengembangan kemitraan dari hulu ke hilir," papar Airlangga.
Kemitraan Closed Loop diperlukanuntuk meningkatkan produktifitas. Pemerintah akan terus memberikan dukungan kebijakan bagi pelaku usaha, untuk melakukan ekspor.
Baca juga : UU Ciptaker Buka Peluang Masuknya Investasi Asing Di Sektor Pertanian
Dalam hal ini, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Eximbank terus memberikan dorongan berupa bantuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Berorientasi Ekspor, bagi usaha berorientasi ekspor. Termasuk,usaha rintisan ekspor dengan maksimal omzet sebesar Rp 50 miliar.
“Saya ucapkan apresiasi dan selamat atas keberhasilan Menteri Pertanian, yang terus mendorong ekspor florikultura dari Indonesia,” tutup Airlangga.
Acara pelepasan ekspor florikultura ini juga dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Perwakilan Pemerintah Kota Bogor, dan Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.