Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terkuak, Peran Makelar Bansos Covid

Atur Pertemuan Dengan Dirjen Hingga Tampung Fee

Kamis, 1 April 2021 06:20 WIB
Ilustrasi bansos Covid-19. (Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha)
Ilustrasi bansos Covid-19. (Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua orang ini: Isro Budi Nauli dan Nuzulia Nasution berperan sebagai makelar pengadaan Bansos Covid-19. Paman dan keponakan itu pun menangguk ratusan juta dari program pemerintah ini.

Peran keduanya terkuak pada sidang perkara Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Nuzulia —yang dihadirkan sebagai saksi— menuturkan, dihubungi temannya Helmi Rivai yang merupakan orang dekat Ardian. Helmi meminta bantuan agar dikenalkan dengan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Pepen Nazaruddin.

Berita Terkait : Berlaku 1 April, Edaran Terbaru Satgas Covid-19 tentang Perjalanan Dalam Negeri

Nuzulia meminta bantuan pamannya Isro. “Pak Isro itu sempat ngobrol kalau ditugaskan mendistribusikan (Bansos) karena pertemanannya dengan Pak Dirjen,” tuturnya.

Isro ditunjuk menjadi penyalur paket sembako Bansos Covid-19 untuk wilayah Bekasi. Pertemuan pun diatur di Teras Cafe Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Dihadiri Nuzulia, Helmi, Isro dan Pepen.

Berita Terkait : Kemenkumham Gelar Ruang Diskusi Perkembangan RUU KUHP

Dalam pertemuan itu, Helmi memperlihatkan video stok paket sembako di gudang PT Tigapilar. Jumlahnya berkisar 100 ribu hingga 200 ribu paket. “Pak Pepen pada saat itu cuma bilang kalau memang kriteria masuk dan produknya ready, ya dicoba aja dimasukin ke Kemensos,” tutur Nuzulia.

Mendapat lampu hijau dari Pepen, Nuzulia bertemu Ardian dan meminta company profile PT Tigapilar. Bersama Helmi dan Isro, company profile itu diserahkan kepada Kepala Biro Umum Kemensos.

Berita Terkait : KPK Terus Dalami Aliran Duit Fee Proyek Bansos Ke Dirjen Linjamsos Pepen Nazaruddin

Tak lama berselang, PT Tigapilar ditunjuk menyalurkan Bansos tahap 9 sebanyak 20 ribu paket. Kemensos menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).

Setelah berhasil meloloskan PT Tigapilar sebagai rekanan pengadaan Bansos, Nuzulia menemui Ardian di Gedung Brasco Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan. Nuzulia menyampaikan, ada commitment fee yang harus dibayarkan kepada pihak Kemensos. Besarnya Rp 30.000 per paket.
 Selanjutnya