PT Pegadaian (Persero) menyatakan sikap menolak segala bentuk dan upaya tindak lancung para koruptor di lingkungan perusahaannya.
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, tindakan korupsi tidak hanya merugikan perusahaan maupun keuangan negara. Untuk itu seluruh Insan Pegadaian harus menyatakan perang terhadap tindak korupsi.
Ia berharap, kepada siapan pun yang menemukan tindak korupsi dan gratifikasi di lingkungan Pegadaian, agar melaporkan kepada manajemen melalui berbagai channel yang tersedia.
“Salah satunya melalui saluran whistle blowing system. Identitas pelapor akan terlindungi. Sehingga tidak perlu ragu-ragu,” katanya kegiatan webinar Insan Pegadaian, mitra kerja dan perwakilan nasabah, di Jakarta, kemarin.
Kepada para mitra kerja dan nasabah, Kuswiyoto meyakinkan, Sistem Operasional dan Prosedur (SOP) Pegadaian telah dibuat sedemikian rupa. Sehingga tindak korupsi apapun pasti akan diketahui. “Saya memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan budaya bersih. Beberapa proyek yang saya lihat terdapat indikasi korupsi, maka tidak akan segan-segan saya hentikan,” warning-nya.
Ia juga sangat tegas, jika ditemukan karyawan yang terbukti melakukan tindakan korupsi. Untuk itu dirinya berharap seluruh mitra kerja dan nasabah, ikut berperan aktif dalam membangun budaya anti korupsi dan anti gratifikasi di Pegadaian.
Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syarief Hidayat menyampaikan apresiasi, atas langkah-langkah pencegahan tindak pidana korupsi dan gratifikasi yang dilakukan di Pegadaian.
Syarief juga mengapresiasi kepada Pegadaian, yang telah memperoleh Sertifikasi ISO 37001-2016 atas semua proses bisnis yang berlaku di Pegadaian. Ia berharap, agar terdapat ahli pembangun integritas untuk mengawal implementasi ISO 37001-2016. [DWI]
Baca juga : Satgas Covid: Jangan Benturkan Kebijakan Lockdown Dengan PPKM, Substansinya Sama
RM.id Rakyat Merdeka -
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.