BREAKING NEWS
 

Dilantik Jadi Bos SKK Migas Baru

Dwi Soetjipto Diingatkan Bersih-bersih Belum Kelar

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SARIF HIDAYAT
Selasa, 4 Desember 2018 09:21 WIB
Menteri ESD M Ignasius Jonan (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) baru Dwi Soetjipto (kiri) seusai pelantikan di Gedung Kementerian ESD M Jakarta, kemarin. Dwi menggantikan Amien Sunaryadi yang memasuki masa pensiun. (Foto: Humas Kementrian ESDM)

 Sebelumnya 
Kemudian, Jonan meminta,  Dwi menjalankan good corporate governance (GCG) yang selama ini dilakukan oleh Amien. "Saya minta good corporate governance dilanjutkan. Saya tidak pernah melihat siapa  yang bekerja dengan saya. Yang penting bisa mengubah organisasi menjadi lebih baik. Meskipun akhirnya anak buah Pak Amien ada merasa kurang nyaman,” cetus Jonan. Harapan lainnya, Jonan menekankan agar mendorong pemanfaatan komponen dalam negeri. "Ini pesan dari Bapak Presiden. Tolong  semaksimal mungkin meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN),” imbuhnya.

Baca juga : Kinerja Ekspor Kita Bisa Bergairah Lagi

Bersih-bersih
Pengamat energi Mamit Setiawan menilai, positif terpilihnya Dwi Soetjipto. “Sebagai mantan Dirut Pertamina, Dwi tentu paham tentang seluk beluk industri migas secara menyeluruh. Dengan latar belakang itu seharusnya dia bisa melakukan perubahan-perubahan sehingga bisa membawa iklim investasi migas lebih menarik lagi,” kata Mamit kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Buruan Tukar Uang Kertas Lama Sebelum 30 Desember

Senada dengan Jonan, Mamit juga mengharapkan program bersih-bersih Amien Sunaryadi diteruskan. Menurutnya, tantangan berat Dwi meneruskan program pembenahan internal. “Program pembenahan internal harus terus dilakukan. Kemungkinan oknum-oknum yang menggunakan kapasitasnya untuk mencari keuntungan pribadi harus terus diawasi,” pintanya.

Baca juga : Tol Bocimi Bisa Urai Macet & Kerek Ekonomi Sukabumi

Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara menilai, jabatan Kepala SKK Migas cukup strategis. Dia yakin terpilihnya Dwi melalui proses tarik-menarik kepentingan.“Tapi masalah itu tidak perlu dipersoalkan. Selama nanti kepemimpinan Dwi mampu mendatangkan kebaikan bagi rakyat dan negara, tentunya harus didukung,” ungkapnya. Marwan mengajak semua pihak untuk terus mengawal kinerja SKK Migas. Kendati dari sisi kelayakan, Dwi dianggap memiliki kapasitas memimpin lembaga tersebut. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense