BREAKING NEWS
 

Bangun Desa Devisa, LPEI Kembangkan Komoditas Unggulan Untuk Ekspor

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 9 Juli 2021 18:54 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank yang merupakan Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, mengagas dibangunnya Desa Devisa sebagai program pendampingan yang digagas LPEI berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas (community development).

Program Desa Devisa memberi kesempatan bagi wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor, untuk mengembangkan potensi secara ekonomi, sosial dan lingkungan bagi kesejahteraan masyarakatnya.

Baca juga : Megan Davison, Ikut Ramaikan Tribun Penonton

Pendampingan LPEI bersama beberapa lembaga yang berhubungan dengan perdagangan, ekspor, budidaya pertanian serta akses pembiayaan membuka peluang keberhasilan yang optimal.

Kegiatan ekspor merupakan, salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam mendatangkan devisa bagi negara perlu dikembangkan secara terintegrasi mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Baca juga : Buka Lomba Nembak Kopassus, Bamsoet Ingatkan Kompleksitas Ancaman Bangsa

Corporate Secretary LPEI, Agus Windiarto mengatakan, LPEI akan terus menjalankan program Desa Devisa di seluruh Indonesia. Keberhasilan penerapan program Desa Devisa di dua wilayah ini, diharapkan dapat diduplikasi ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Saat ini LPEI sedang berproses untuk pengembangan desa devisa di beberapa wilayah yang memiliki potensi komoditas unggulan antara lain beras dan kopi.

Baca juga : Megan Davison, Lampiaskan Kangen

"Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan peluncuran desa devisa di kawasan Jawa Barat,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Jumat (9/7).

Pendampingan dan pengembangan masyarakat dalam program Desa Devisa ini, akan membawa produk lokal Indonesia mendunia serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi, sosial dan lingkungan bagi masyarakat setempat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense