Dark/Light Mode

Gandeng MES Kembangkan BLK Komunitas

Menaker Harap Yang Lulus Masuk Sektor Industri

Jumat, 4 Juni 2021 09:00 WIB
Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Iggi Haruman Achsien (kiri) dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat audiensi MES ke kantor Kementerian Ketenagakerjan (Kemenaker) Jakarta, Kamis (3/6/2021).
Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Iggi Haruman Achsien (kiri) dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat audiensi MES ke kantor Kementerian Ketenagakerjan (Kemenaker) Jakarta, Kamis (3/6/2021).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ketenagakerjan (Kemenaker) menjajaki kerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam mengembangkan kemandirian Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas. Kemandirian ini diperlukan demi menjaga keberlangsungan BLK Komunitas.

Lebih spesifik Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah berharap, lulusan BLK Komunitas mampu diserap sektor industri. Lebih dari itu, dia juga ingin setiap yang lulus bisa menjadi wirausaha, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan dan menyerap banyak tenaga kerja.

Berita Terkait : Teken MoU Dengan Korsel, Menaker Harap AKPI Semakin Terlindungi

Catatan Ida, hingga tahun kemarin, terdapat 2.127 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurutnya, kerja sama dengan berbagai stakeholder sangat diperlukan untuk mengembangkan program pelatihan dan jejaring industri.

Kader Partai Kebangkitan Bangsa ini memandang, dengan kerja sama tersebut, pelatihan yang diberikan bisa sesuai kebutuhan pasar kerja di daerah setempat. Sehingga, bukan tidak mungkin ada lulusan yang masih menganggur.

Berita Terkait : Menaker Ida Fauziyah: Borobudur Jadi Percontohan BLK Sektor Pariwisata

"Diharapkan dari kerja sama ini, BLK Komunitas dapat melakukan pelatihan sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Sehingga lulusannya dapat terserap di dunia industri dan mendorong minat masyarakat berwirausaha," tutur Ida, usai menerima audiensi MES di kantornya, Jakarta, Kamis (3/6), didampingi Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalatvoktas) Kemenaker, Budi Hartawan.
 Selanjutnya