BREAKING NEWS
 

Kemenkop UKM, Smesco Dan Lakon Sukses Angkat Kain Tradisional Jadi Produk Modern Di Program KRTA

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 12 November 2021 19:15 WIB
Foto: Dok. Kemenkop UKM

 Sebelumnya 
“Jadi bisa digunakan bukan hanya untuk acara tapi menjadi pakaian sehari-hari. Ini membuat nilai ekonominya menjadi tinggi. Dan UMKM yang terlibat didalamnya pun ikut terdampak kesejahteraannya. Kita ingin menghasilkan pakaian Indonesia yang baru,” terang Teten.

Ia menegaskan, produk fesyen yang dihadirkan dalam KRTA merepresentasikan keragaman Indonesia. Melalui Smesco LABO, pihaknya terus dapat mengambil peran strategis dalam ekosistem transformasi UKM masa depan atau the future SME.

Adsense

“Hadirnya Proyek KeRTA merupakan satu bentuk eksplorasi future fashion, elaborasi desain dengan kearifan lokal dan sentuhan kontemporer,” ucapnya.

Baca juga : Gandeng Kemenkop UKM, Dekranas Kembangkan Pengrajin Wastra Lombok Sumbawa

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata mengatakan, hasil produk fesyen KRTA diharapkan bisa menjadi tren. Di mana ide awalnya, Smesco ingin menciptakan pakaian yang bisa digunakan seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita punya pakaian tradisional yang akan tetap selalu ada, tetapi melalui KRTA kami ingin  menawarkan pakaian Indonesia yang baru, menjadi identitas yang baru,” ujar Leo.

Bahkan Leo punya mimpi, dalam 5 tahun ke depan, KRTA bisa menjadi kosakata baru layaknya Batik. “Saya sudah bicara dengan Kemendikbud apakah ini bisa menjadi warisan budaya benda.  Namun untuk menjadikan ini nyata, produknya harus diadopsi masyarakatnya dulu. Dalam arti kata masyarakat harus  mencintai produknya dulu. Itu harapan kita ke depan,” harapnya.

Baca juga : Keren! Produk UMKM Kini Mejeng Di Hotel Berbintang

Jika semua teradopsi dengan baik, menurut Leo hal itu tak hanya berdampak bagi pelestarian budaya warisan kain tradisional, tetapi juga banyak UMKM diuntungkan.

“Itu nilai ekonomi yang penting. Visinya memang meningkatkan ekonomi UMKM. Bayangkan jika pakaian BUMN, Kementerian bisa menggunakan produk KRTA. Ini sungguh luar bisa dampaknya. Sementara untuk IP nya ke depan akan kita urus,” tutur Leo.

Founder Lakon Indonesia Thresia Mareta mengaku bersyukur akhirnya pagelaran siluet Aradhana program KRTA bisa berjalan dengan baik. Ini katanya, merupakan ikhtiar hasil kolaborasi dengan Smesco Indonesia bagaimana transformasi UMKM khususnya kain tradisional.

Baca juga : Kementan: Pemberantasan Penyakit Rabies Harus Jadi Perhatian Bersama

“Ke depannya kami jalankan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Sehingga mereka bisa naik kelas dan memiliki mata pencaharian yang panjang di masa depan,” ujarnya.

Dalam menghadirkan proyek KRTA, Lakon melakukan riset pengembangan pola, sampai dengan membuat contoh produk.  “Hari ini yang kami tampilkan bukan langsung jadi, tetapi melalui proses yang cukup panjang,” jelasnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense